kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Lima Sektor Ekonomi Terbesar yang Dibiayai Modal Ventura per November 2025


Sabtu, 10 Januari 2026 / 19:30 WIB
Lima Sektor Ekonomi Terbesar yang Dibiayai Modal Ventura per November 2025
ILUSTRASI. Agusman OJK (Dok/OJK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan lima sektor ekonomi terbesar yang dibiayai industri modal ventura per November 2025. ?


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan lima sektor ekonomi terbesar yang dibiayai industri modal ventura per November 2025. 

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan pedagang besar dan eceran, reparasi dan perawatan kendaraan menjadi sektor yang dibiayai modal ventura paling besar. Dia bilang nilai pembiayaan sektor tersebut mencapai Rp 7,63 triliun per November 2025.

"Nilainya memakan porsi paling besar, yakni 68,53%," ucapnya dalam konferensi pers RDK OJK, Jumat (9/1).

Selanjutnya, sektor aktivitas rumah tangga sebagai pemberi kerja atau aktivitas yang menghasilkan barang dan jasa oleh rumah tangga yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sendiri menduduki posisi kedua. Agusman menerangkan sektor itu mencatatkan nilai sebesar Rp 726,62 miliar atau porsinya sebesar 6,5%.

Baca Juga: Pembiayaan Multiguna Jadi Penyumbang Terbesar Pembiayaan Multifinance

Agusman menyampaikan posisi ketiga ditempati sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan nilai sebesar Rp 519,43 miliar. Porsi sektor itu mencapai 4,6% terhadap total portofolio.

Posisi keempat ada sektor aktivitas penyewaan dengan nilai Rp 412,25 miliar atau memakan porsi 3,7%, kemudian sektor industri pengolahaan menduduki posisi kelima dengan nilai pembiayaan Rp 410 miliar atau porsinya sebesar 3,69%.

Asal tahu saja, OJK mencatat pembiayaan industri modal ventura per November 2025 mencapai Rp 16,29 triliun. Nilai pembiayaan per November 2025 tumbuh sebesar 1,2% secara Year on Year (YoY).

Sementara itu, Agusman optimistis kinerja industri modal ventura dapat tumbuh positif pada 2026, meskipun terbatas. Dia menyebut optimisme itu berlandaskan peluang modal ventura untuk mendanai start-up yang sudah profitable.

"Selain itu, ekspansi ke sektor hilirisasi dan peningkatan investasi syariah," ungkapnya.

Agusman menyampaikan industri modal ventura juga perlu mewaspadai tekanan akibat tech winter, dinamika perekonomian, dan keterbatasan sumber pendanaan pada 2026.

Baca Juga: IASC Terima 411.055 Laporan Kasus Penipuan hingga 23 Desember 2025

Selanjutnya: Air dan Pemanas Kyiv Kembali Beroperasi Usai Serangan Rusia

Menarik Dibaca: 11 Jus untuk Menambah Berat Badan yang Bisa Anda Coba

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×