kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Pembiayaan Multiguna Jadi Penyumbang Terbesar Pembiayaan Multifinance


Sabtu, 10 Januari 2026 / 14:00 WIB
Pembiayaan Multiguna Jadi Penyumbang Terbesar Pembiayaan Multifinance
ILUSTRASI. Uang rupiah (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 506,82 triliun per November 2025.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan pembiayaan multiguna menjadi penyumbang terbesar pembiayaan industri multifinance. 

Agusman menerangkan pembiayaan multiguna industri multifinance mencapai Rp 254,82 triliun. Nilai itu berkontribusi sebesar 50,28% terhadap total pembiayaan multifinance per November 2025.

"Jadi, pembiayaan multiguna mendominasi di industri multifinance," katanya dalam konferensi pers RDK OJK, Jumat (9/1/2026).

Baca Juga: Sebanyak 24 Multifinance dan 23 Fintech Lending Kena Semprit OJK pada Desember 2025

Agusman menyebut pembiayaan investasi menjadi penyumbang terbesar kedua dengan nilai sebesar Rp 166,79 triliun per November 2025. Porsinya sebesar 32% terhadap total pembiayaan industri. Diikuti, pembiayaan modal kerja sebesar Rp 23,48 triliun atau porsinya sekitar 11%. 

OJK mencatat nilai piutang pembiayaan per November 2025 tumbuh 1,09% secara tahunan atau Year on Year (YoY). Agusman menerangkan pertumbuhan pembiayaan multifinance ditopang oleh pembiayaan modal kerja.

"Pembiayaan modal kerja tercatat tumbuh sebesar 8,99% secara YoY," ucapnya.

Adapun tingkat Non Performing Financing (NPF) gross perusahaan pembiayaan per November 2025 sebesar 2,44%. Angkanya terbilang membaik, jika dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,47%.

Agusman memproyeksikan industri multifinance akan tetap tumbuh positif pada 2026. Proyeksi itu terbuka lebar melihat adanya peluang multifinace untuk melakukan ekspansi, meskipun dihadapkan berbagai tantangan. 

Agusman bilang terdapat juga peluang pertumbuhan yang bisa dioptimalkan industri multifinance, terutama dari segmen kendaraan listrik dan inovasi produk pembiayaan. 

"Segmen pembiayaan lain yang potensial untuk dioptimalkan, yakni pembiayaan modal kerja yang terus menunjukkan pertumbuhan yang positif," ujar Agusman. 

Baca Juga: Sebanyak 4 Perusahaan Pembiayaan Belum Penuhi Kewajiban Ekuitas Minimum Rp 100 Miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×