kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Maybank Indonesia Ungkap Tren Transaksi Digital Melonjak 30%


Kamis, 04 Desember 2025 / 19:43 WIB
Maybank Indonesia Ungkap Tren Transaksi Digital Melonjak 30%
ILUSTRASI. Nasabah menggunakan ATM Bank Maybank Indonesia.


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Maybank Indonesia Tbk mencuil tren transaksi digital perbankan dengan modernisasi teknologi dan pengembangan M2U ID App. 

Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi pembayaran digital (digital payment) pada Oktober 2025 mencapai 4,45 miliar transaksi atau tumbuh 31,2% secara tahunan. BI memprediksi, hingga akhir tahun pertumbuhannya bisa mencapai 34,1% secara tahunan menjadi 49,2 miliar transaksi. 

Tren positif tersebut turut dirasakan Maybank Indonesia. Head Digital Banking Maybank Indonesia Charles Budiman membeberkan, saat ini pertumbuhan transaksi digital di Maybank Indonesia mencapai dua digit. “Pertumbuhan transaksinya antara 20% – 30% dibanding tahun lalu,” ungkap Charles, Kamis (4/12/2025).

Lebih lanjut, Charles bilang tren peralihan ke transaksi non tunai mulai terjadi sejak pandemi Covid-19 dan terus meningkat. Hingga kini, ia bilang kisaran 80% transaksi di Maybank Indonesia telah dilakukan secara digital. 

Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, BSI Tebar Promo Pesan Tiket Pesawat dan Kereta Lewat BYOND

“Kami lihat ini cukup menggembirakan. Bukan hanya dari sisi jumlahnya bertambah, tapi proporsinya makin banyak di area ini. Sesuai dengan apa yang kita harapkan,” lanjut Charles. 

Direktur Teknologi Informasi dan Digital Maybank Indonesia Bambang Irawan menambahkan, selama tiga tahun terakhir Maybank Indonesia pun terus meningkatkan kapabilitas infrastruktur teknologinya untuk menunjang tren ini. 

Itu termasuk peremajaan core banking system, penguatan ketahanan siber berstandar internasional, optimalisasi performa backend untuk mendukung pertumbuhan transaksi digital yang terus meningkat, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam bidang teknologi informasi. 

Bambang menyebut, modernisasi teknologi secara berkelanjutan ini tentang pengalaman perbankan yang benar-benar relevan dan berdampak bagi kehidupan nasabah melalui penggunaan teknologi baru. “Hal ini kami lakukan terhadap M2U ID App untuk menjadi platform digital yang lebih personal dan memudahkan nasabah kami,” katanya dalam kesempatan yang sama. 

Bambang bilang M2U ID App terus dikembangkan dengan fitur yang mendukung pengelolaan keuangan harian secara lebih terstruktur, dan layanan wealth dan financing management yang lebih menyeluruh. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×