kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Maybank rilis obligasi Rp 640,5 miliar, ini besaran tingkat kuponnya


Rabu, 13 Maret 2019 / 16:03 WIB
Maybank rilis obligasi Rp 640,5 miliar, ini besaran tingkat kuponnya


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) akan menerbitkan obligasi sebesar Rp 640,5 miliar pada Maret 2019 ini. Obligasi tersebut merupakan tahap keempat dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dengan total nilai Rp 2,5 triliun.

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan Bank Maybank, Rabu (13/3), obligasi tersebut akan diterbitkan dalam dua bagian. Dalam seri A diterbitkan sebesar Rp 408,3 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,75% dan jangka waktu setahun.

Sementara seri B diterbitkan sebesar Rp 232,2 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,70 % dalam jangka waktu tiga tahun. Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh dari Pokok Obligasi Seri B pada saat tanggal jatuh tempo.

Bunga Obligasi dibayarkan setiap kuartal atau tiga bulan. Pembayaran bunga pertama akan dilakukan pada tanggal 27 Juni 2019 sedangkan pembayaran bunga terakhir pada 7 April 2020 untuk Obligasi Seri A dan 27 Maret 2022 untuk Obligasi Seri B.

Seluruh dana obligasi tersebut setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka pengembangan usaha, terutama dalam penyaluran kredit.

Untuk mengawal penerbitan obligasi ini, Bank Maybank Indonesia menggandeng empat sekuritas sebagai penjamin emisi yakni Bahana Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, Maybank Kim Eng Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas. Sedangkan yang bertindak sebagai wali amanat adalah Bank Mandiri.

Masa penawaran umum obligasi ini akan dilakukan pada 22 Maret 2019, penjatahan pada 25 Maret dan distribusi secara elektronik 27 Maret. Sementara pencatatan di Bursa Efek Indonesia akan dilakukan pada 28 Maret. Surat utang BNII ini telah mendapat rating pemeringkatan triple A (id AAA) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)​.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×