kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.105   75,00   0,42%
  • IDX 5.875   1,52   0,03%
  • KOMPAS100 765   2,00   0,26%
  • LQ45 584   0,67   0,11%
  • ISSI 203   0,57   0,28%
  • IDX30 329   -1,14   -0,34%
  • IDXHIDIV20 408   -2,60   -0,63%
  • IDX80 87   0,09   0,10%
  • IDXV30 111   -0,27   -0,24%
  • IDXQ30 106   -0,51   -0,47%

Meski LDR meningkat, BI pastikan kondisi likuiditas perbankan cukup


Jumat, 26 Oktober 2018 / 15:20 WIB
ILUSTRASI. Petugas Menghitung Uang Rupiah Dengan Mesin Penghitung Uang


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memastikan kondisi likuiditas di pasar uang dan perbankan cukup. 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kondisi likuiditas industri perbankan dan per kelompok bank masih cukup. Untuk mendukung likuiditas ini BI sudah melakukan operasi moneter baik mingguan maupun harian.

Beberapa operasi moneter yang sudah dilakukan BI untuk menjaga likuiditas diantaranya dengan melakukan lelang SDBI dan lelang repo. Ini untuk mengukur kondisi likuiditas yang ada di pasar uang secara total dan individual bank.

Perry bilang kondisi likuiditas ini disebabkan karena faktor domestik. “Ini menurunkan current account deficit,” kata Perry dalam konferensi pers, Jumat (24/10).

Menurut Perry, BI ingin memastikan agar kondisi makro ekonomi yang terjadi saat ini tidak berdampak negatif ke ekonomi dan kondisi sistem keuangan dalam negeri.

Sebagai gambaran, sampai Agustus 2018, rasio kredit dibanding DPK atau LDR bank sebesar 93,79% atau naik dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 89,17%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×