kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

NPL penyediaan akomodasi dan makan minum catat rekor 5,58%


Minggu, 01 April 2018 / 14:07 WIB
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rasio kredit macet (NPL) di sektor penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum mencatat rekor di awal 2018 ini. Hal ini tercermin dari data statistik sistem keuangan Indonesia yang diterbitkan Bank Indonesia (BI) (23/3) .

Pada Januari 2018, NPL sektor penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum tercatat 5,58%. Ini merupakan NPL tertinggi dibandingkan 10 sektor lapangan usaha utama lain.

NPL sektor penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum pada periode sama Januari 2017, sebesar 4,33% dan pada periode sama Januari 2016 NPL sektor ini 2,33%.

Bisa dibilang NPL sektor penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum mencatat rekor tertinggi dalam 7 tahun terakhir.

Sebagai perbandingan saja, dari 10 sektor penyaluran kredit, selain sektor penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum, ada tiga sektor lain yang masih cukup tinggi.

Pertama sektor konstruksi dengan NPL 5,21%, kedua NPL sektor perdagangan besar dan eceran 4,39% dan ketiga sektor transportasi pergudangan dan komunikasi 3,92%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×