kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.825   33,00   0,20%
  • IDX 8.204   57,39   0,70%
  • KOMPAS100 1.154   7,80   0,68%
  • LQ45 839   6,60   0,79%
  • ISSI 289   1,68   0,59%
  • IDX30 437   3,97   0,92%
  • IDXHIDIV20 524   3,61   0,69%
  • IDX80 129   1,14   0,89%
  • IDXV30 143   1,06   0,75%
  • IDXQ30 141   0,97   0,69%

Pasar otomotif kembali stabil, perusahaan multifinance genjot kredit penjualan mobil


Kamis, 16 Juli 2020 / 15:05 WIB
Pasar otomotif kembali stabil, perusahaan multifinance genjot kredit penjualan mobil
ILUSTRASI. Perusahaan multifinance genjot kredit penjualan mobil. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Annisa Fadila | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) rupanya mendatangkan angin segar terhadap perusahaan multifinance. Pasalnya, penjualan mobil kembali moncer sehingga perusahaan bisa menggenjot kinerja.

PT Mandiri Tunas Finance (MTF) misalnya, saat ini tengah merasakan perbaikan permintaan kredit, khususnya pada pembiayaan mobil baru. Direktur Mandiri Tunas Finance (MTF) Harjanto Tjitohardjojo menyebutkan, per 14 Juli pihaknya mencatat pengajuan kredit mobil naik 84% jika dibandingkan dengan bulan Juni lalu.

Baca Juga: Masuki adaptasi kebiasaan baru, perusahaan pembiayaan kembali merilis surat utang

Ia menambahkan, untuk menggenjot penjualan pihaknya telah menetapkan beberapa strategi seperti mengadakan pameran virtual bersama Tunas Group, serta penyelenggaraan pameran online secara nasional pada Agustus mendatang.

“MTF akan kembali agresif untuk memasuki pasar, karena target kami di bulan September pembiayaan dapat tembus di angka Rp 1 triliun. Meski begitu, perusahaan akan tetap berhati-hati dalam menjaga kualitas kredit. Dalam realisasinya, kami telah menerapkan Risk Acceptence Criteria sesuai dengan arahan Mandiri group, serta melakukan quality assurance ke seluruh nasabah baru,” ujar Harjanto kepada Kontan.co.id (16/7).

Asal tahu saja, sebelumnya sejak diberlakukan PSBB anak usaha Mandiri ini mencatat penjualan mobil turun 80%. Oleh sebabnya, untuk menggenjot kinerja MTF sempat menawarkan produk Multiguna kepada nasabah. Hal itu dikarenakan produk Multiiguna masih menorehkan kinerja yang positif.




TERBARU

[X]
×