kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pembiayaan syariah bisa tumbuh diatas konvensional


Senin, 25 Mei 2015 / 11:16 WIB
Pembiayaan syariah bisa tumbuh diatas konvensional
ILUSTRASI. Yuk simak desain kamar tidur yang diprediki bakal jadi tren di tahun depan!


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kendati dunia perbankan tengah melesu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan, pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah bisa mencapai 18% - 19% secara tahunan atau year on year (yoy). Andai ramalan OJK terwujud, performa perbankan syariah melampaui pertumbuhan kredit perbankan konvensional yang diperkirakan tumbuh 15%-17%.

Edy Setiadi, Deputi Komisioner OJK mengungkapkan bahwa pertumbuhan bisnis perbankan syariah memang seret sepanjang tahun 2014. Pemicu utamanya adalah peningkatan rasio pembiayaan bermasalah atau non performing finance (NPF).

Kenaikan NPF ini pula yang menyebabkan bank syariah fokus bersih-bersih alias konsolidasi bisnis di tahun lalu. "Konsolidasi ini terjadi di dua bank umum syariah (BUS) terbesar sehingga sangat memengaruhi," ujar Edy, akhir pekan lalu.

Nah, selepas bersih-bersih pembiayaan macet, roda bisnis perbankan syariah berpotensi bisa melaju kencang di tahun ini. Hitungan OJK, dengan skala bisnis yang masih mini, perbankan syariah mampu tumbuh 20% saban tahun.

John Kosasih, Wakil Presiden Direktur BCA Syariah bilang, pihaknya memang sedang berkonsolidasi di tengah kondisi perekonomian yang melambat. Sehingga, pertumbuhan pembiayaan tidak terlalu ekspansif seperti dua tahun atau tiga tahun lalu.

"Pertumbuhan pembiayaan masih bisa di kisaran 15%-19%," ujar John kepada KONTAN, Minggu (24/5). Target tersebut bisa tercapai dengan mengacu pertumbuhan ekonomi diperkirakan tumbuh di kisaran 4%-5%.

Di sepanjang kuartal I-2015, pembiayaan BCA Syariah tumbuh 58%. Sebagai gambaran, berdasarkan data OJK, pembiayaan perbankan syariah menjadi Rp 200,71 triliun di kuartal I-2015, tumbuh tipis 8,51% ketimbang tahun 2014.

Sementara DPK yang dihimpun perbankan syariah meningkat dari Rp 180,94 triliun menjadi Rp 212,98 triliun. Angka ini tumbuh 17,70% secara tahunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×