kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Penerbitan Surat Utang Multifinance Capai Rp 11,90 Triliun pada Kuartal I-2026


Selasa, 21 April 2026 / 20:56 WIB
Penerbitan Surat Utang Multifinance Capai Rp 11,90 Triliun pada Kuartal I-2026
ILUSTRASI. Penerbitan surat utang multifinance melonjak signifikan di kuartal I-2026. Angka ini naik 42,7% dibanding tahun sebelumnya


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyampaikan penerbitan surat utang multifinance mengalami peningkatan signifikan. Fixed Income Analyst Pefindo Ahmad Nasrudin mengatakan penerbitan surat utang multifinance pada kuartal I-2026 mencapai Rp 11,90 triliun.

"Nilainya naik 42,7%, jika dibandingkan pencapaian pada kuartal I-2025 yang sebesar Rp 8,34 triliun," ucapnya kepada Kontan, Selasa (21/4).

Ahmad mengungkapkan porsinya cukup besar terhadap pasar. Dari total penerbitan surat utang korporasi yang sebesar Rp 59,35 triliun pada kuartal I-2026, dia bilang multifinance menyumbang sekitar 20,1%.

Adapun angka pada kuartal I-2026 juga sudah setara 31,2% dari total penerbitan multifinance sepanjang 2025 yang sebesar Rp 38,18 triliun. 

Baca Juga: Perkuat Layanan Perbankan Segmen Institusi, BWS Perpanjang Kerjasama dengan TNI

"Kondisi itu menunjukkan perusahaan multifinance masuk pasar cukup awal," tuturnya.

Ahmad menerangkan pola itu masuk akal karena jatuh tempo sektor multifinance pada kuartal I-2026 mencapai Rp 9,18 triliun. Dengan demikian, dia menyebut penerbitan kuartal I-2026 sudah melampaui kebutuhan jatuh tempo kuartal tersebut sekitar Rp 2,72 triliun. 

Sementara itu, Ahmad memproyeksikan penerbitan multifinance berpeluang tetap aktif hingga akhir 2026., dengan kebutuhan refinancing yang masih besar. 

Dia juga menyebut total jatuh tempo surat utang multifinance tahun ini mencapai Rp 33,93 triliun. Adapun beban terbesar berada pada kuartal III-2026 sebesar Rp 13,68 triliun, disusul kuartal II-2026 sebesar Rp 7,01 triliun, serta kuartal IV-2026 sebesar Rp 4,05 triliun. 

"Kondisi itu memberi alasan kuat bagi multifinance untuk tetap masuk pasar," kata Ahmad. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×