kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Perusahaan multifinance belum berencana untuk dapatkan pembiayaan dari bank jangkar


Senin, 22 Juni 2020 / 21:13 WIB
ILUSTRASI. Costumer Service Mandiri Tunas Finance (MTF) melayani nasabah di MTF Costumer Executive Lounge, Jakarta, Senin (13/4). 


Reporter: Annisa Fadila | Editor: Handoyo

Asal tahu saja Ristiawan mengatakan, adapun upaya yang dilakukan untuk menjaga likuiditas diantaranya meningkatkan porsi Join Financing untuk mendapatkan cost of fund yang lebih baik. Tak hanya itu, dari sisi operasional perusahaan melakukan efisiensi di berbagai lini melalui digitalisasi dan automasi.

“Kemudian yang paling penting, dari sisi pencairan kita lakukan lebih selektif untuk mendapatkan nasabah yang benar-benar baik dari sisi kualitas,” tambahnya.

Baca Juga: Pilah-pilih saham bank, mana yang paling menarik?

Sementara Direktur Utama PT BCA Finance Roni Haslim menjelaskan, pihaknya belum berencana untuk mendapatkan dana dari skema yang di tetapkan oleh OJK bersama Kemenkeu. Roni bilang, hal itu dikarenakan sampai akhir tahun likuiditas perusahaan masih terkendali.

Disamping itu, ia mengatakan PT Bank Central Asia (BBCA) selaku induk usaha telah berkomitmen untuk mendukung pihaknya dalam memberikan pendanaan. Perlu diketahui, ia bilang porsi pendanaan Join Financing dengan Bank BCA mencapai 95%.

“Saat ini kami memproyeksi sampai akhir tahun likuiditas perusahaan masih cukup terkendali. Hal itu ditopang oleh angsuran yang masuk. Kemudian, Bank BCA sebagai partner kami untuk pendanaan Join Financing telah menyetujui skema restrukturisasi yang kami jalankan. Oleh karenanya induk usaha telah berkomitmen untuk mendukung kami,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×