kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Perusahaan penjaminan geber bisnis komersil


Jumat, 15 November 2013 / 10:14 WIB
Perusahaan penjaminan geber bisnis komersil
ILUSTRASI. Ucapan Selamat Menikah Bahasa Inggris.


Reporter: Sanny Cicilia, Yuliani Maimuntarsih | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Perusahaan penjaminan tak hanya menikmati pendapatan dari bisnis penjaminan kredit usaha rakyat (KUR). Mereka juga menggenjot bisnis sendiri yang bukan merupakan program pemerintah.

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) misalnya, berniat memperbesar bisnis bank garansi atau suretyship. Gari besarnya ada dua jenis. Pertama, kontra bank garansi, yaitu menjamin kredit dari perbankan. Kedua, bank garansi, yaitu ketika Askrindo langsung memberikan jaminan pada calon debitur agar layak menerima kredit dari bank.

Bisnis suretyship juga sedang dikembangkan rivalnya, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo). Segmen ini merupakan salah satu dari bisnis komersial milik perusahaan.

Diding S. Anwar, Direktur Utama Jamkrindo, mengatakan perusahaan juga akan menggenjot bisnis konsumsi yang masih kecil, seperti penjaminan kredit pemilikan rumah (KPR). Nilai outstanding kredit komersial dan konsumsi Jamkrindo mencapai Rp 52 triliun, berbanding penjaminan KUR Rp 46 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×