Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Piutang pembiayaan industri multifinance masih mengalami pertumbuhan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 513,05 triliun per Juli 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan nilai piutang pembiayaan per Juni 2026 tumbuh 2,01% secara tahunan atau Year on Year (YoY).
"Kinerjanya didukung pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 6,32% YoY," ujarnya dalam konferensi pers RDK OJK, Senin (7/9).
Baca Juga: Literasi Dana Pensiun 22,21%, OJK Sebut Banyak Masyarakat Belum Siap Pensiun
Jika ditelaah, pertumbuhan piutang pembiayaan Juli 2026 terbilang meningkat, jika dibandingkan posisi Juni 2026 yang tumbuh 1,88% YoY dengan nilai Rp 511,26 triliun.
Agusman menerangkan profil risiko pembiayaan tetap terjaga, yang mana Non Performing Financing (NPF) net multifinance tercatat sebesar 0,81% per Juli 2026. Adapun angka tersebut masih sama dari pencapaian bulan sebelumnya yang sebesar 0,81%.
Agusman menambahkan, NPF gross perusahaan pembiayaan per Juli 2026 sebesar 3,03%. Angkanya terbilang memburuk, jika dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 3,01%.
Sementara itu, angka gearing ratio perusahaan pembiayaan tercatat stabil sebesar 2,1 kali per Juli 2026. Adapun angkanya menurun atau membaik, dibandingkan posisi Juni 2026 yang juga sebesar 2,14 kali.
"Angkanya masih berada jauh di bawah batas maksimum 10 kali," kata Agusman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














