kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

PPGI Optimistis Industri Gadai Tumbuh 20% pada Sisa Tahun 2025


Senin, 11 Agustus 2025 / 17:36 WIB
PPGI Optimistis Industri Gadai Tumbuh 20% pada Sisa Tahun 2025
ILUSTRASI. KONTAN/Muradi/2017/02/16. Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI) mencatat minat masyarakat terhadap layanan gadai tetap tinggi pada semester I-2025.


Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI) mencatat minat masyarakat terhadap layanan gadai tetap tinggi pada semester I-2025, meskipun daya beli belum sepenuhnya pulih. 

Manajer Eksekutif PPGI, Guladi Aksiono menyampaikan pinjaman yang disalurkan industri gadai tumbuh antara 20% – 25% secara tahunan (YoY) dengan nilai sekitar Rp 100 triliun.

“Memasuki semester II-2025, prospek industri gadai masih akan positif. Kami optimis penyaluran pinjaman akan tetap tumbuh sekitar 20% dibandingkan tahun sebelumnya,” terang Guladi kepada Kontan, Senin (11/8).

Baca Juga: Penyaluran Pinjaman Gadai ValueMax Capai Rp 150 Miliar pada Semester I-2025

Kendati demikian, Guladi menyoroti tantangan seperti persaingan yang semakin ketat antar lembaga di sektor jasa keuangan. Ia menyarankan, pelaku industri perlu jeli memanfaatkan peluang pasar dari barang-barang elektronik bekas yang masih memiliki nilai jual.

“Jangan sampai pinjaman yang jatuh tempo tidak bisa dilunasi dan barang jaminan yang dilelang tidak laku dijual,” tegasnya.

Untuk mempertahankan pertumbuhan, PPGI merekomendasikan perusahaan gadai memahami karakter pasar barang bekas serta meningkatkan daya tarik layanan. 

“Strateginya meliputi literasi dan edukasi keuangan, penawaran harga atau bunga yang kompetitif, serta pelayanan yang prima kepada nasabah,” tambahnya.

Baca Juga: Pinjaman Budi Gadai Tumbuh 26% pada Semester I-2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×