kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Premi Industri Asuransi Capai Rp 103 Triliun pada Tahun Lalu


Kamis, 29 Februari 2024 / 05:50 WIB
Premi Industri Asuransi Capai Rp 103 Triliun pada Tahun Lalu
ILUSTRASI. Aset Industri Asuransi: Pelayanan nasabah di sebuah perusahaan asuransi di Jakarta, Selasa (29/11/2022). Premi Industri Asuransi Capai Rp 103 Triliun pada Tahun Lalu.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat perolehan total premi industri asuransi umum pada 2023 sebesar Rp 103,86 triliun.

Ketua  Asosiasi Asuransi Umum Indonesia, Budi Herawan menyatakan nilai itu mengalami pertumbuhan 15,3%, jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. 

"Pada 2022, industri asuransi umum mencatatkan perolehan premi senilai Rp 90,12 triliun," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (28/2).

Baca Juga: OJK Catat Premi Industri Asuransi Mencapai Rp 264,23 Triliun Per Oktober 2023

Budi menyampaikan, hampir seluruh lini usaha mengalami pertumbuhan sepanjang 2023. Dia bilang perolehan premi masih didominasi dari lini usaha Asuransi Harta Benda, Kendaraan Bermotor, dan Asuransi Kredit. 

Ketua AAUI Budi Herawan

"Adapun pertumbuhan premi tertinggi terjadi pada lini usaha Engineering sebesar 63,4%, Asuransi Kredit sebesar 56,2%, dan Suretyship sebesar 32,4%. Hanya lini usaha Satelite yang mengalami kontraksi 68,9% pada 2023," ucapnya kepada Kontan, Rabu (28/2).

Sementara itu, Budi menyatakan pembayaran klaim industri asuransi umum sepanjang 2023 sebesar Rp 46,13 triliun.

Dia menyebut jumlah klaim yang telah dibayarkan mengalami kenaikan 10,5%, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 41,74 triliun. 

Baca Juga: Premi Industri Asuransi Tumbuh 15,3% pada 2023 Menjadi Rp 103 Triliun

"Adapun lini usaha yang mendominasi klaim yang ada di industri asuransi umum adalah Asuransi Kredit dengan total klaim sebesar Rp 16,88 triliun, kemudian asuransi Kendaraan Bermotor dengan total klaim Rp 7,04 triliun, dan asuransi properti sebesar Rp 6,84 triliun," ujarnya.

Selain itu, AAUI mencatat klaim rasio pada 2023 mengalami penurunan, yaitu sebesar 44,4%, jika dibandingkan dengan 2022 yang tercatat 46,3%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×