kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Selamat tinggal tren marjin bunga tinggi


Minggu, 19 Januari 2020 / 17:37 WIB
ILUSTRASI. Antrean nasabah di kantor cabang pembantu Bank Mandiri Bendungan Hilir, Jakarta, Jumat (3/1). Bankir sepakat tahun ini marjin bunga bersih bakal kembali mengalami tren penurunan. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

BUKU 4 lainnnya yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga masih optimistis marjin bunga bersih perseroan bakal dijaga di atas 5%. Presiden Direktur BCA Jahja Setiatmadja bilang bakal mendorong penyaluran kredit yang masih punya potensi baik

“Tahun lalu masih di atas 5%, bahkan mendekati 6%. NIM ini sebenarnya sulit diprediksi karena banyak faktornya, belum lagi tiap segmen kredit juga bunganya berbeda, ini akan tergantung sektor kredit apa yang Masih akan tinggi bunganya,” kata Jahja.

Segmen UMKM, dan ritel ia bilang tahun ini masih punya peluang mendongkrak NIM. Adapun segmen korporasi, dan kredit pemilikan rumah (KPR) disebutnya bakal stagnan.

Baca Juga: Perketat supervisi, OJK akan mereformasi aturan dan pengawasan industri asuransi

Adapun per kuartal III-2019 lalu sejatinya masih sangat besar yaitu 6,2%, meningkat 1 bps (yoy) dibandingkan kuartal III-2018 sebesar 6,1%.

Sementara nada pesimistis disampaikan oleh anggota BUKU 3. Presiden Direktur PT Bank Mayapada Tbk (MAYA) Hariyono Tjahrijadi bilang tahun ini akibat persaingan likuiditas marjin bunga bersih perseroan bakal dipastikan tergerus.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×