kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Tabungan Segmen Menengah Bawah BTN Tumbuh 5% hingga September 2026


Minggu, 08 November 2026 / 13:34 WIB
Tabungan Segmen Menengah Bawah BTN Tumbuh 5% hingga September 2026
ILUSTRASI. Teller Bank Melayani Nasabahnya (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat pertumbuhan positif pada simpanan nasabah segmen menengah bawah atau di bawah Rp 100 juta hingga September 2026. Di tengah tekanan daya beli dan kebutuhan konsumsi rumah tangga, volume simpanan segmen tersebut tumbuh 5% secara year-to-date (YtD).

Direktur Network & Retail Funding BTN Rully Setiawan mengatakan, pertumbuhan juga terlihat dari sisi jumlah rekening yang meningkat 4% secara YtD hingga 30 September 2026. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan peningkatan aktivitas menabung sekaligus perluasan basis nasabah BTN.

“Di tengah tetap adanya tantangan pemenuhan kebutuhan likuiditas, penyediaan dana cadangan, serta tekanan daya beli dan kebutuhan konsumsi rumah tangga, perkembangan simpanan menunjukkan adanya sentimen yang membaik terhadap tren simpanan masyarakat di Bank,” ujar Rully kepada kontan.co.id, Jumat (6/11).

Baca Juga: LinkAja Siapkan Sistem Hadapi Perluasan Pemungutan Pajak Digital

BTN pun optimistis tren pertumbuhan simpanan masih berpeluang berlanjut di tengah gejolak ekonomi. Rully menilai, fundamental ekonomi Indonesia yang masih cukup kuat menjadi salah satu faktor yang mendukung prospek penghimpunan dana, termasuk dari segmen menengah bawah.

Untuk menjaga momentum tersebut, BTN memperkuat strategi penghimpunan dana melalui akuisisi nasabah dan peningkatan transaksi. Bank mengembangkan produk tabungan dengan fitur, layanan digital, serta manfaat yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah dan perkembangan pasar.

BTN juga mengoptimalkan program retensi dan loyalitas agar nasabah eksisting tetap aktif menggunakan produk perseroan. Fokus pengembangan turut diarahkan pada nasabah payroll serta ekosistem pendidikan dan kesehatan melalui penyediaan layanan terintegrasi atau one stop solution.

Dari sisi transaksi, BTN mengandalkan aplikasi bale by BTN serta kartu ATM/debit. Perseroan terus menambah fitur bale by BTN agar dapat memenuhi kebutuhan transaksi harian nasabah, mulai dari pembukaan rekening hingga transaksi simpanan dan kredit.

Sementara itu, pengembangan kartu ATM/debit dilakukan melalui penambahan pilihan kartu dan peningkatan kemampuan transaksi, baik di dalam maupun luar negeri.

“Melalui strategi tersebut, BTN tidak hanya berfokus pada pertumbuhan dana pihak ketiga, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah serta meningkatkan kualitas dana yang dihimpun secara berkelanjutan,” kata Rully. 

Baca Juga: Stimulus Tiket Pesawat Rp 722 Miliar Jadi Peluang bagi Asuransi Perjalanan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×