kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.622   69,00   0,39%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tahun depan, BTN siap terbitkan obligasi Rp 2 triliun


Rabu, 03 November 2010 / 16:31 WIB
ILUSTRASI. Pembangunan Proyek Jalan Tol Depok-Antasari (Desari)


Reporter: Andri Indradie | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk sudah berancang-ancang berlari kencang. Selain memiliki rencana rights issue atau penawaran saham, BTN juga siap menerbitkan obligasi senilai Rp 2 triliun.

Direktur Keuangan BTN Saut Pardede bilang, saat ini BTN tengah mempersiapkan penerbitan obligasi tersebut. "Menurut rencana, masih tetap semester I 2011," katanya kepada KONTAN, Rabu (3/11).

Penerbitan obligasi diperlukan BTN guna menyiasati mismatch pendanaan jangka panjang. Maklum, portofolio kredit BTN terbesar masih terdiri dari Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang bertenor panjang. BTN berharap, penerbitan obligasi ini bisa mengatasi mismatch pendanaan tersebut.

Saut menargetkan, pertumbuhan kredit BTN tahun depan bisa mencapai 25-30%. Selain obligasi, untuk mencapai target tersebut, BTN juga berencana melakukan sekuritisasi aset sekitar Rp 1 triliun.

Nilai tersebut sedikit lebih besar dari sekuritisasi aset tahun ini yang hanya Rp 750 miliar. Dengan sekuritisasi aset dan penerbitan obligasi, otomatis BTN siap berekspansi dengan dana sekitar Rp 3 triliun. "Untuk pertumbuhan kredit sekitar 25-30% memang membutuhkan dana cukup besar," cetus Saut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×