CLOSE [X]
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Tekfin harus menjelaskan soal pemanfaatan data nasabah


Jumat, 24 Agustus 2018 / 09:54 WIB

Tekfin harus menjelaskan soal pemanfaatan data nasabah
ILUSTRASI. Fintech Indonesia Semakin Besar


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah  mengeluarkan Peraturan OJK tentang teknologi finansial alias tekfin. Dalam draf yang KONTAN terima Kamis (23/8) malam, POJK bernomor 13 /POJK.02/2018 itu mengupas tentang Inovasi Keuangan Digital di Sektor Keuangan. Jika sebelumnya baru mengatur tekfin peer to peer (P2P) lending, POJK anyar ini mengatur seluruh jenis tekfin, kecuali sistem pembayaran yang menjadi wewenang Bank Indonesia (BI).

Terkait perlindungan nasabah, rupanya OJK melihat banyaknya penyalahgunaan data masyarakat. Maka, pada pasal 30 POJK itu mengatur ketat tentang pemanfaatan data nasabah. Pasal 30 menyebutkan, pemanfaatan data dan informasi pengguna  harus memenuhi syarat. Yakni memperoleh persetujuan pengguna, menyampaikan batasan pemanfaatan data dan informasi kepada pengguna, menyampaikan setiap perubahan tujuan pemanfaatan data dan informasi kepada pengguna serta media dan metode dalam memperoleh data dan informasi.


OJK rupanya tak mau runtuhnya tekfin di China terjadi di Indonesia.  Maka, otoritas keuangan tersebut mewajibkan tekfin menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di wilayah Indonesia. Untuk mendongkrak kepatuhan tekfin, OJK membentuk unit khusus (regulatory technology) yang berada di dalam Penyelenggara Inovasi Keuangan Digital. Unit khusus tersebut antara lain melakukan monitoring dan auditing terhadap transaksi untuk menghindari fraud dan pelanggaran risiko. Selain itu regulatory technology itu memantau  perhitungan margin, fee, imbal hasil yang sesuai dengan perjanjian, serta tidak melanggar business conduct.

Tak kalah penting, OJK menjabarkan berbagai risiko tekfin. Tekfin wajib menginventarisasi risiko utama seperti risiko strategis, risiko operasional sistemik, risiko operasional individual, risiko pencucian uang dan pendanaan terorisme, risiko perlindungan data konsumen, risiko penggunaan jasa pihak ketiga, risiko siber dan risiko likuiditas.


Reporter: Ahmad Febrian
Editor: Ahmad Febrian
Video Pilihan

Tag
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0005 || diagnostic_api_kanan = 0.0023 || diagnostic_web = 0.1361

Close [X]
×