kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

WOM Finance (WOMF) Targetkan Kantongi Laba Bersih Rp 174,8 Miliar pada 2026


Senin, 30 Maret 2026 / 15:32 WIB
WOM Finance (WOMF) Targetkan Kantongi Laba Bersih Rp 174,8 Miliar pada 2026
ILUSTRASI. Penyaluran Pembiayaan PT WOM Finance (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) menargetkan laba bersih bisa mencapai senilai Rp 174,80 miliar di sepanjang tahun 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/3/2026) WOMF menjelaskan, dalam menetapkan proyeksi atau target kinerja 2026, perusahaan memperhatikan realisasi kinerja pada tahun sebelumnya. 

Seperti misalnya, kondisi pertumbuhan ekonomi nasional, perkembangan bisnis industri pembiayaan, serta potensi bisnis perusahaan yang dapat dioptimalkan.

Baca Juga: OJK Bidik Aset Dana Pensiun Tumbuh 10%-12%, ADPI Tak Yakin Tercapai

Direktur WOM Finance, Cincin Lisa Hadi menuturkan, hingga akhir 2025 lalu perusahaan membukukan laba bersih Rp 142,55 miliar. Angka tersebut menurun  45,78% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 262,91 miliar.

"Perusahaan membukukan laba bersih Rp 142,55 miliar dengan return on asset 2,41% dan return on equity 7,45% pada 2025," ujarnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahun (RUPST) di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Di sisi lain, Cincin menyampaikan penyaluran pembiayaan baru perusahaan tercatat mencapai Rp 5,94 triliun atau tumbuh 9,35% secara tahunan (year on year/yoy) pada 2025. 

Sementara itu, total aset juga meningkat sebesar 6,08% menjadi Rp 7,37 triliun dan ekuitas tumbuh sebesar 4,81% menjadi Rp 1,98 triliun per 2025.

"Perusahaan menilai pencapaian tersebut menunjukkan pengelolaan risiko yang prudent serta penerapan prinsip kehati-hatian yang konsisten di tengah dinamika dan persaingan ketat di industri pembiayaan Indonesia," lanjutnya.

Di sisi lain, pada RUPST, WOM Finance juga membahas beberapa agenda. Di antaranya adalah persetujuan atas perubahan anggatan dasar perseroan dan persetujuan atas rencana mengalihkan atau menjaminkan sebagai besar atau seluruh piutang perusahaan. 

Baca Juga: Kredit Tumbuh 9,96%, Perbankan Kian Waspada di Tengah Tekanan Global

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×