kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.919   49,00   0,27%
  • IDX 5.668   -152,82   -2,63%
  • KOMPAS100 732   -20,49   -2,72%
  • LQ45 558   -14,62   -2,55%
  • ISSI 197   -4,63   -2,30%
  • IDX30 318   -7,71   -2,37%
  • IDXHIDIV20 392   -9,50   -2,37%
  • IDX80 83   -2,27   -2,66%
  • IDXV30 107   -1,92   -1,77%
  • IDXQ30 102   -2,53   -2,42%

YOII Catat Premi Rp 474 Miliar, Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Pasar 2025


Kamis, 02 Oktober 2025 / 06:03 WIB
YOII Catat Premi Rp 474 Miliar, Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Pasar 2025
ILUSTRASI. Aplikasi YOI yang dikembangkan PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII).


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) mengungkap sejumlah tantangan yang berpotensi memengaruhi pendapatan premi hingga akhir 2025.

Corporate Secretary YOII Rahmat Dwiyanto mengatakan, tantangan tersebut mencakup persaingan industri asuransi yang semakin ketat, kondisi ekonomi global maupun domestik, serta penyesuaian terhadap regulasi dan standar akuntansi baru.

Baca Juga: Premi Asuransi Umum Diproyeksi Tumbuh 8%, Ini Strategi Asuransi Digital Bersama

“Faktor-faktor tersebut dapat berdampak pada strategi pemasaran, daya beli nasabah, hingga cara perusahaan mencatat dan melaporkan pendapatan premi,” jelas Rahmat kepada Kontan.co.id, Rabu (1/10/2025).

Rahmat menambahkan, rendahnya literasi asuransi di masyarakat juga masih menjadi pekerjaan rumah.

Untuk itu, YOII terus mendorong edukasi tentang pentingnya perlindungan asuransi sekaligus mengoptimalkan teknologi guna menyederhanakan proses klaim.

“Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akses, kepuasan, serta kepercayaan nasabah. Sekaligus memperkuat posisi perusahaan dalam menghadapi dinamika pasar,” ujarnya.

Guna mengantisipasi tekanan pasar sekaligus menjaga kinerja hingga akhir tahun, YOII menyiapkan sejumlah strategi.

Baca Juga: Asuransi Digital Bersama (YOII) Andalkan Pasar Mobkas Meski Penjualan Mobil Melambat

Antara lain memperluas jaringan kemitraan distribusi, serta memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau lebih banyak nasabah.

Selain itu, perusahaan juga akan fokus pada lini produk asuransi kendaraan bermotor yang kembali dipasarkan sejak awal 2025.

Adapun hingga Agustus 2025, YOII membukukan pendapatan premi sebesar Rp 474 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×