kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Mega Insurance Tempatkan 53% Investasi di Surat Berharga Negara


Senin, 06 April 2026 / 12:08 WIB
Diperbarui Senin, 06 April 2026 / 12:10 WIB
Mega Insurance Tempatkan 53% Investasi di Surat Berharga Negara
ILUSTRASI. Mega Insurance Siap Lindungi Pemudik (Tribunnews/Jeprima)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Umum Mega (Mega Insurance) menyampaikan penempatan investasi terbesar berada di instrumen Surat Berharga Negara (SBN). Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan di situs resmi, Mega Insurance mencatatkan total alokasi investasi sebesar Rp 743,92 miliar per Januari 2026.

Adapun penempatan investasi terbesar berada di instrumen Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 397,01 miliar atau porsinya 53,37%. Risk, Legal, and Compliance Director Mega Insurance Diang Edelina mengatakan dalam menempatkan investasi di instrumen pendapatan tetap, terutama obligasi pemerintah dan obligasi korporasi, pihaknya mempertimbangkan instrumen dengan kualitas kredit yang baik. 

"Hal itu karena dinilai paling sesuai dengan karakteristik kewajiban perusahaan," katanya kepada Kontan, Jumat (3/4/2026).

Baca Juga: Transaksi Pasar Menyusut, Infovesta Nilai Koreksi IHSG Tekan Kinerja Sekuritas

Diang menambahkan dalam berinvestasi, pihaknya perlu memastikan ketersediaan likuiditas yang memadai untuk memenuhi potensi klaim yang bersifat lebih jangka pendek dan dinamis. "Oleh karena itu, strategi investasi kami lebih difokuskan pada instrumen pendapatan tetap, serta pasar uang yang stabil dan mudah dicairkan," ucapnya.

Dia bilang bagi perusahaan asuransi, keputusan investasi tidak didasarkan pada pergerakan jangka pendek, tetapi tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan konsistensi strategi alokasi aset jangka panjang. 

Sementara itu, Diang menyampaikan Mega Insurance tak menutup kemungkinan mempertimbangkan investasi di instrumen lain ke depannya, seperti emas. Hal itu bisa dilakukan sebagai bagian dari alternatif diversifikasi, selama dinilai sesuai dengan profil risiko perusahaan dan ketentuan regulasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×