kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.750   55,12   0,97%
  • KOMPAS100 745   10,10   1,37%
  • LQ45 567   9,91   1,78%
  • ISSI 199   0,79   0,40%
  • IDX30 321   5,75   1,82%
  • IDXHIDIV20 396   7,09   1,82%
  • IDX80 85   1,30   1,55%
  • IDXV30 107   1,20   1,13%
  • IDXQ30 104   1,67   1,64%

Ada PSBB, transaksi uang elektronik bank merosot


Selasa, 02 Juni 2020 / 20:37 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan pengisian ulang atau Top-Up saldo uang elektronik di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri Jakarta, Jumat (14/6). PT Bank Mandiri Tbk mencatatkan keniakan isi ulang atau top-up saldo uang elektronik E-Money berkisar 15%-20% selama pe


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

Meski demikian, Thomas masih optimistis transaksi e-money bisa kembali melonjak, terutama akibat mulai maraknya kebijakan normal anyar. Sejumlah strategi juga sudah disiapkan perseroan.

“Kami akan kerja sama dengan sektor transportasi, kemudian kepada ritel untuk program-program potongan harga dengan menggunakan e-money,” sambungnya.

Baca Juga: Bank pelat merah pikul beban restrukturisasi kredit terberat

Hal senada juga disampaikan oleh Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Hera F Haryn. Meskipun ia mengaku sepanjang kuartal I-2020, uang elektronik berbasis kartu perseroan yaitu Flazz masih tumbuh mumpuni.

Per Maret 2020, pertumbuhan peredaran Flazz tumbuh 14% (yoy). Jumlah transaksi juga meningkat 41% (yoy) menjadi 146 juta transaksi.

“Peningkatan utamanya memang karena jumlah pengguna, meskipun aktivitas masyarakat akibat PSBB, terutama di sektor transportasi memang menurun saat pandemi,” katanya kepada Kontan.co.id.

Baca Juga: Laba Bank Amar meningkat empat kali lipat di tahun 2019

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×