kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

AHDI: Transaksi Alipay di Bali sudah menyalip WeChat


Selasa, 29 Januari 2019 / 14:28 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Alto Halodigital International (AHDI) mencatat porsi transaksi WeChat sudah mulai disalip oleh Alipay. Hal ini seiring dengan penghentian beberapa merchant terkait AHDI.

Rudy Ramli, Presiden Direktur AHDI bilang saat ini sebanyak 60% transaksi berasal dari Alipay sedangkan sisanya dari WeChat. “Karena pengalihan, porsi WeChat saat ini berkurang menjadi 40% sedangkan Alipay 60%,” kata Rudy kepada Kontan.co.id, Selasa (29/1).

Sebagai gambaran saja saat ini jumlah merchant AHDI di Bali masih sebesar 1400-1500 merchant atau toko. Rudy menceritakan pada awal awal minggu ini, ada pertemuan antara pihak Alipay dengan Bank Indonesia (BI) perwakilan Bali.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali ini, Alibaba melalui Alipay berkomitmen untuk membantu pengeloalan pembayaran bisnis payment turis China di Bali.

Dalam pertemuan ini juga dibahas, mengenai mafia Tiongkok yang beberapa waktu lalu sempat heboh di Bali juga terjadi di beberapa negara Asia Tenggara lain. Misalnya di Hongkong dan Thailand. 

Khusus di Thailand, adanya mafia Tiongkok ini disebut dengan istilah ‘zero dollar’.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×