kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Akulaku Nilai Relaksasi DP 0% Dorong Pemulihan Pembiayaan dan Otomotif


Kamis, 15 Januari 2026 / 16:28 WIB
Akulaku Nilai Relaksasi DP 0% Dorong Pemulihan Pembiayaan dan Otomotif
ILUSTRASI. Penyaluran Pembiayaan Buy Now Pay Later Tahun Ini Akan Melonjak (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Akulaku Finance Indonesia menilai relaksasi aturan uang muka (down payment/DP) 0% dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 35 Tahun 2025 berpotensi menjadi katalis bagi pemulihan industri pembiayaan dan otomotif di tengah tekanan daya beli masyarakat.

Direktur Keuangan Akulaku Finance, Aan Setiawandi mengatakan, pelonggaran ketentuan DP akan membantu mendorong kembali pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang masih tertahan oleh lemahnya permintaan.

“Sehingga diharapkan dengan relaksasi ini industri otomotif dan pembiayaan dapat bertumbuh lebih baik,” ujar Aan kepada Kontan, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga: Akulaku Beberkan Tantangan yang Berpotensi Pengaruhi Kinerja Multifinance pada 2026

Namun demikian, Aan menegaskan bahwa penerapan DP 0% tetap harus dilakukan secara selektif, terutama dengan mempertimbangkan profil risiko debitur. Menurutnya, skema tersebut lebih tepat difokuskan pada nasabah yang memiliki rekam jejak kredit yang baik, baik nasabah eksisting maupun nasabah baru.

“Dampak dari relaksasi ini dapat difokuskan terlebih dahulu untuk nasabah-nasabah yang memiliki histori yang baik di industri keuangan,” katanya.

Baca Juga: Menilik Strategi Akulaku Finance Genjot Kinerja hingga Akhir 2025

Di sisi lain, Akulaku juga menaruh perhatian pada kualitas pembiayaan yang disalurkan melalui skema DP 0%. Aan menyebut, perusahaan akan terus memantau kualitas aset agar tetap sejalan dengan target rasio kredit bermasalah atau non-performing financing (NPF) yang ditetapkan perseroan.

“Perlu dilakukan monitoring terhadap kualitas aset pembiayaan dengan uang muka 0% apakah masih sesuai dengan NPF yang ditargetkan. Tentunya hal ini juga perlu didukung oleh kapasitas dan kapabilitas tim penagihan,” tambahnya.

Baca Juga: Akulaku Finance: Perlambatan BNPL Wajar, Diprediksi Membaik

Selanjutnya: IHSG Ditutup di Rekor Tertinggi Baru di 9.075 Kamis (15/1), Cek Sektor Penggeraknya

Menarik Dibaca: Promo Hypermart Dua Mingguan 15-28 Januari 2026, Kimchi-Telur Organik Diskon 10%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×