kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Alhamdulillah, pangsa Bank Muamalat naik ke 23%


Senin, 29 April 2013 / 15:32 WIB
Alhamdulillah, pangsa Bank Muamalat naik ke 23%
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A Temasek logo is seen at the annual Temasek Review in Singapore July 7, 2016. REUTERS/Edgar Su/File Photo


Reporter: Dessy Rosalina |

JAKARTA. Persaingan di industri perbankan syariah yang makin sengit tak membuat Bank Muamalat “jiper”. Buktinya, sepanjang 2012, bank islami ini sukses mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 38,1% menjadi Rp 44,9 triliun.

“Peningkatan aset ini membawa market share Bank Muamalat meningkat dari 22,3% menjadi 23% di akhir 2012 dari total industri perbankan syariah” jelas Direktur Utama Bank Muamalat Arviyan Arifin(29/4).

Peningkatan aset juga dibarengi kenaikan pembiayaan yang membukukan Rp 32,9 triliun atau tumbuh 46,3% dari Rp 22,5 triliun secara tahunan.

Arviyan menyebut, Financing to Deposit Ratio (FDR) pun naik dalam posisi yang optimal yaitu 94,2% dari 85,2% posisi akhir 2011.

Penyaluran pembiayaan Bank Muamalat disumbang oleh akad Murabahah yang mencapai 49,68% dari total portfolio. Selanjutnya, akad bagi hasil (Mudharabah dan Musyarakah) porsinya mencapai 45,79%.

Meskipun terbilang ekspansif, tingkat pembiayaan bermasalah (NPF-nett) terjaga pada level yang cukup rendah yaitu sebesar 1,81%.

Pada periode tahun lalu, laba sebelum pajak Bank Muamalat tercatat Rp  521,8 miliar atau meningkat 40,4 % (yoy) dari posisi Rp 371,7 miliar pada tahun 2011. Sementara laba bersih tercatat meningkat 42,3% dari Rp 273,6 miliar menjadi Rp 389,4 miliar.

Dari aspek penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat Rp 34.9 triliun atau meningkat 30.4% dari Rp 26.8 triliun (yoy). Pertumbuhan DPK diikuti dengan pertumbuhan dana ritel dari produk-produk Tabungan (Saving Accounts) yang mencapai 35.3%. Tingginya pertumbuhan DPK tabungan tak hanya di hasilkan dari bertambahnya rekening-rekening baru, namun juga dari meningkatnya saldo rekening nasabah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×