kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan BSI Tembus Rp 77,06 triliun per Mei 2026


Minggu, 19 Juli 2026 / 12:18 WIB
Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan BSI Tembus Rp 77,06 triliun per Mei 2026
ILUSTRASI. Pembiayaan Mobil (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan pembiayaan dua digit hingga Mei 2026. Penyaluran pembiayaan bank syariah terbesar di Indonesia itu mencapai Rp 335 triliun, naik 14,6% secara tahunan. Kenaikan tersebut ditopang oleh segmen konsumer dan ritel.

Di tengah pertumbuhan pembiayaan tersebut, BSI juga terus memperbesar portofolio pembiayaan berkelanjutan (sustainable financing). Hingga Mei 2026, nilai pembiayaan berkelanjutan BSI mencapai Rp 77,06 triliun, atau sekitar 23% dari total pembiayaan.

Wakil Direktur Utama BSI Bob T. Ananta mengatakan penguatan pembiayaan berkelanjutan merupakan bagian dari strategi BSI untuk menjaga pertumbuhan bisnis yang berkualitas sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang ramah lingkungan.

Baca Juga: BRI Gandeng KDEI Taipei, Perluas Layanan Keuangan Sasar 400.000 WNI di Taiwan

"Melalui penguatan portofolio pembiayaan berkelanjutan, BSI optimistis dapat terus menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkualitas sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional, lingkungan, dan masyarakat," ujar Bob dalam keterangan resmi, Sabtu (18/7/2026).

Menurut Bob, BSI tidak hanya berfokus pada pertumbuhan kinerja keuangan, tetapi juga pada penciptaan dampak positif yang berkelanjutan sesuai prinsip syariah dan agenda pembangunan hijau di Indonesia.

Adapun pembiayaan berkelanjutan BSI disalurkan ke sejumlah sektor prioritas, di antaranya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan berkelanjutan, produk ramah lingkungan (eco-efficient products), energi terbarukan, kendaraan rendah emisi, serta berbagai kegiatan usaha yang mendukung transisi energi dan pembangunan ekonomi rendah karbon.

BSI menilai pembiayaan hijau kini menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong investasi pada sektor-sektor yang berorientasi pada keberlanjutan.

Komitmen tersebut juga sejalan dengan strategi BSI dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam model bisnis perseroan. Melalui penguatan pembiayaan berkelanjutan, BSI berharap dapat memperkuat kontribusi industri keuangan syariah dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×