kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.035   45,00   0,25%
  • IDX 5.873   -113,12   -1,89%
  • KOMPAS100 763   -18,32   -2,34%
  • LQ45 583   -12,03   -2,02%
  • ISSI 203   -3,37   -1,63%
  • IDX30 330   -6,18   -1,83%
  • IDXHIDIV20 410   -5,48   -1,32%
  • IDX80 87   -1,95   -2,19%
  • IDXV30 111   -1,67   -1,48%
  • IDXQ30 107   -1,52   -1,40%

ASABRI Proyeksikan Kinerja Keuangan pada 2026 Tak Sebesar Capaian pada 2025


Rabu, 08 Juli 2026 / 20:35 WIB
ASABRI Proyeksikan Kinerja Keuangan pada 2026 Tak Sebesar Capaian pada 2025
ILUSTRASI. Logo ASABRI (DOK/www.asabri.co.id)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau ASABRI (Persero) memproyeksikan kinerja keuangan pada 2026 tak akan sebesar pencapaian pada 2025. 

Direktur Utama PT ASABRI, Jeffry Haryadi Manullang, menerangkan proyeksi itu seiring dengan kondisi pasar modal yang mengalami guncangan cukup dalam, sehingga menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan.

Selain itu, ada juga kenaikan suku bunga, sehingga membuat nilai investasi juga diperkirakan mengalami penurunan.

Baca Juga: Hasil Investasi Tertekan, ASABRI Cetak Rugi Rp 403 Miliar per Mei 2026

"Dalam perlakuan akuntansi, harus dilakukan mark to market di dalam harga pasar, sehingga menyebabkan penurunan. Penurunan itu bukan berarti kerugian karena penjualan, tetapi semata-mata karena penilaian akibat penurunan nilai di pasar modal," katanya dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi VI DPR RI, Rabu (8/7/2026).

Selain itu, ASABRI juga menyoroti adanya kondisi geopolitik yang belum stabil sehingga membuat nilai tukar Rupiah tertekan, serta dampak dari adanya kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Atas dasar itu, Jeffrey menyampaikan ASABRI memproyeksikan Yield on Investment (YoI) pada 2026 tidak akan sebesar tahun sebelumnya, yaitu hanya 5,98%. Adapun YoI yang diperoleh pada 2025 mencapai 7,43%.

Selanjutnya, dia berharap hasil investasi bersih dapat mencapai Rp 598,73 miliar pada 2026. Adapun nilainya menurun 39,98% Year on Year (YoY) dari capaian 2025 yang sebesar Rp 985,03 miliar. 

Baca Juga: ASABRI Catatkan Laba Bersih Sebesar Rp 713,72 Miliar pada 2025

Sementara itu, pendapatan asuransi bersih diproyeksikan minus Rp 482 miliar pada 2026, atau menurun 55,44% YoY dari capaian tahun sebelumnya yang minus Rp 310 miliar.

Begitu juga dengan laba bersih yang diperkirakan minus atau rugi Rp 98,73 miliar pada 2026, dibanding capaian tahun sebelumnya yang memperoleh laba sebesar Rp 713,72 miliar.

Jeffrey juga menyampaikan solvabilitas diproyeksikan akan turun menjadi 195,23% pada 2026, dibanding capaian tahun sebelumnya yang sebesar 321,12%. Namun, dia memproyeksikan aset masih bisa tumbuh 6,29% YoY menjadi sebesar Rp 59,49 triliun pada 2026.

Lebih lanjut, Jeffrey mengungkapkan proyeksi tersebut dibuat jika kondisi pasar modal dan pasar keuangan masih tetap seperti sekarang. (

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×