kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.083   -13,00   -0,07%
  • IDX 6.091   -39,20   -0,64%
  • KOMPAS100 796   -3,58   -0,45%
  • LQ45 607   -1,51   -0,25%
  • ISSI 210   -1,41   -0,67%
  • IDX30 341   -0,73   -0,21%
  • IDXHIDIV20 422   -0,86   -0,20%
  • IDX80 91   -0,33   -0,36%
  • IDXV30 115   -0,50   -0,43%
  • IDXQ30 109   -0,23   -0,21%

Bank BUMN sambut positif penurunan bunga penempatan dana pemerintah


Senin, 21 September 2020 / 20:40 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi di salah satu anggota bank Himbara di Bintaro Tangerang Selatan, Jumat (18/9). Bank Indonesia mencatat dana pihak ketiga (DPK) perbankan pada Agustus 2020 tumbuh sebesar 11,64 persen secara tahunan (year-on-year/yoy)./pho KONTA


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Kendati demikian, Henry menyampaikan dalam situasi seperti saat ini, meski bunga rendah, tapi demand dari debitur lesu seiring ekonomi yang masih lesu. Alhasil, menurutnya yang dibutuhkan debitur adalah restrukturisasi agar cicilan pokok bisa ditunda.

Sebagai catatan, Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Adi Budiarso mengatakan pada akhir September besaran bunga penempatan dana pemerintah di Himbara sebesar 2,8%, lebih rendah dari gelombang pertama yang mencapai 3,42%.

Besaran bunga tersebut memperhitungkan suku bunga lelang terakhir BI3MRR yang berlaku di September 2020 yakni sebesar 3,8% dikurang 1%.

Baca Juga: BTN optimistis penyaluran kredit dari dana PEN bisa lampaui target

Ketentuan tersebut sebagaimana Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 104/PMK.05/2020 tentang Penempatan Dana dalam Rangka Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi.

Kendati demikian, Adi belum bisa menyampaikan berapa besaran yang akan pemerintah gelontorkan untuk Himbara dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) pada gelombang kedua nanti.

“Sedang digodog di Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Yang pasti kita optimalisasikan di sisa tahun ini,” kata Adi kepada Kontan.co.id, Senin (21/9).

Selanjutnya: Kadin minta proyek energi terbarukan ikut dalam program PEN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×