kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Begini penjelasan BNI ke DPR terkait pinjaman ke CDB US$ 1 miliar


Senin, 22 Januari 2018 / 16:26 WIB
Petugas Berada di Cash Center Bank BNI


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menjelaskan terkait pinjaman China Development Bank (CDB) sebesar US$ 1 miliar pada pertengahan 2016 ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Achmad Baiquni, Direktur Utama BNI bilang pinjaman CDB ini akan digunakan sumber pendanaan selain dana pihak ketiga (DPK).

"Kami menggunakan pinjaman CDB ini untuk pendanaan non konvensional," kata Baiquni, dalam RDP DPR, Senin (22/1).

Menurut Baiquni, pinjaman CDB ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan bank untuk pembiayaan jangka panjang. Selain itu dengan tenor pinjaman 10 tahun bisa mengurangi risiko likuiditas dan tingkat bunga.

Hal ini karena menurut Baiquni, di industri perbankan dana deposito bertenor di atas 12 bulan hanya mempunyai porsi 5,2 persen. Terakhir BNI bilang pinjaman CDB ini membuat BNI semakin dipercaya lembaga keuangan asing untuk mendapatkan pinjaman non konvensional. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×