kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Begini penjelasan BNI ke DPR terkait pinjaman ke CDB US$ 1 miliar


Senin, 22 Januari 2018 / 16:26 WIB
Petugas Berada di Cash Center Bank BNI


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menjelaskan terkait pinjaman China Development Bank (CDB) sebesar US$ 1 miliar pada pertengahan 2016 ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Achmad Baiquni, Direktur Utama BNI bilang pinjaman CDB ini akan digunakan sumber pendanaan selain dana pihak ketiga (DPK).

"Kami menggunakan pinjaman CDB ini untuk pendanaan non konvensional," kata Baiquni, dalam RDP DPR, Senin (22/1).

Menurut Baiquni, pinjaman CDB ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan bank untuk pembiayaan jangka panjang. Selain itu dengan tenor pinjaman 10 tahun bisa mengurangi risiko likuiditas dan tingkat bunga.

Hal ini karena menurut Baiquni, di industri perbankan dana deposito bertenor di atas 12 bulan hanya mempunyai porsi 5,2 persen. Terakhir BNI bilang pinjaman CDB ini membuat BNI semakin dipercaya lembaga keuangan asing untuk mendapatkan pinjaman non konvensional. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×