kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Begini rincian kinerja keuangan empat bank terbesar di Indonesia, siapa jawaranya?


Kamis, 01 Agustus 2019 / 19:30 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Meski begitu, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) BRI masih belum berada di puncaknya lantaran baru tumbuh 4,79%. Masih mini-nya pertumbuhan NII disebabkan beban bunga yang melambung naik 31,72% yoy per Juni 2019 menjadi Rp 18,73.

Baca Juga: Alhamdulillah, pembiayaan syariah Adira Finance tumbuh 57% di semester I 2019

Beban bunga yang meningkat ini bisa jadi dikarenakan adanya upaya pemupukan dana pihak ketiga (DPK) BRI hingga semester I 2019 untuk memenuhi kebutuhan likuiditas.

Tercatat total DPK bank bersandi saham BBRI (anggota indeks Kompas100) ini meningkat sebanyak 12,78% yoy dari Rp 766,63 triliun di Juni 2018 menjadi Rp 898,47 triliun.

Nah, dari jumlah tersebut terlihat simpanan berjangka alias deposito tumbuh sangat deras mencapai 15,1% secara tahunan menjadi Rp 371,28 triliun. Lebih tinggi dibandingkan dana murah (CASA) yang tumbuh 11,2% yoy menjadi sekitar Rp 527,19 triliun per Juni 2019.

Baca Juga: BRI targetkan modal BRI Ventura mencapai Rp 1,5 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×