kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

BI: Penerapan SBDK masih menghadapi banyak kendala


Jumat, 01 April 2011 / 18:40 WIB
ILUSTRASI. Zulkifli Zaini Dirut PLN


Reporter: Nina Dwiantika

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, penerapan transparansi suku bunga kredit (prime lending rate) yang terjadi kemarin (31/3) masih menemui banyak kendala. Karena itu, dampaknya pada peningkatan kredit belum akan terlihat dalam waktu dekat.

Muliaman Darmasyah Hadad, Deputi Gubernur BI, membeberkan beberapa rintangan yang ditemui bank dalam penerapan transparansi Suku Bunga Dasar kredit (SBDK) adalah edukasi nasabah yang belum menyeluruh. “Masih banyak debitur yang tidak memiliki agunan. Ditambah lagi banyak debitur yang tinggal di tempat terpencil dan belum terjangkau oleh bank,” keluhnya.

Tapi, secara umum, BI berharap, transparansi ini bisa memacu pemberian kredit, khususnya Usaha mikro Kecil Menengah (UMKM). Sebagai regulator, BI juga berharap, perbankan bisa memangkas perolehan margin bunga bersih atau net interest margin (NIM).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×