Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini
JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memprediksi pertumbuhan kredit di akhir semester II 2016 mencapai 15% sampai 16%. Target pertumbuhan kredit ini tercatat lebih rendah dari realisasi pertumbuhan kredit sampai Juli 2016 sebesar 23,78% yoy.
Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan, target kredit sampai akhir 2016 lebih rendah dibandingkan dengan realisasi Juli 2016, karena pada semester II 2015 lalu BNI telah mencatatkan petumbuhan kredit yang cukup tinggi.
“Kami prediksi pada kuartal IV pertumbuhan kredit tidak terlalu tinggi, karena tahun lalu pertumbuhan kredit kami sudah cukup tinggi,” ujar Baiquni, Kamis (8/9).
Menurut Baiquni, sampai Agustus 2016, tercatat pertumbuhan kredit masih relatif sama dengan bulan sebelumnya yaitu sebesar 23% yoy.
Pada kuartal IV 2016 nanti diharapkan pertumbuhan kredit akan banyak didorong oleh beberapa sektor seperti kontruksi dan infrastruktur. Salah satu, pendorong kredit untuk infrastruktur pada kuartal IV 2016 adalah dari beberapa kredit sindikasi BUMN Karya.
Untuk sektor lain seperti konsumer, menurut Baiquni juga berpotensi untuk tumbuh karena adanya relaksasi yang dilakukan regulator.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













