kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Dapen BCA Jaga Rasio Pendanaan di Tengah Melambatnya Penambahan Peserta


Senin, 26 Januari 2026 / 16:51 WIB
Dapen BCA Jaga Rasio Pendanaan di Tengah Melambatnya Penambahan Peserta
ILUSTRASI. Dana Pensiun (KONTAN/Muradi) Dapen BCA (DPBCA) menegaskan kinerja pengelolaan dana pensiun perusahaan tetap terjaga di tengah perlambatan penambahan peserta baru.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana Pensiun BCA (DPBCA) menegaskan kinerja pengelolaan dana pensiun perusahaan tetap terjaga di tengah perlambatan penambahan peserta baru dan peningkatan jumlah peserta pensiun.

Direktur Utama Dana Pensiun BCA Budi Sutrisno mengatakan, dari sisi pendanaan, rasio pendanaan DPBCA masih berada pada level yang memadai meskipun pertumbuhan peserta aktif cenderung melambat dan jumlah peserta yang memasuki masa pensiun terus bertambah.

“Struktur kepesertaan memang semakin mature akibat melambatnya penambahan peserta aktif dan meningkatnya jumlah peserta pensiun. Hal ini menunjukkan bahwa kewajiban manfaat pensiun masih dapat dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Budi kepada Kontan, Jumat (23/1/2026).

Baca Juga: BTN Siapkan Strategi Dukung Program 3 Juta Rumah, Targetkan Laba Tumbuh 22% pada 2026

Adapun dari sisi investasi, Budi juga mengklaim DPBCA masih mampu membukukan imbal hasil yang positif dan kompetitif, meskipun pasar keuangan diwarnai volatilitas serta perubahan arah suku bunga global. 

Menurutnya, pendekatan investasi yang berhati-hati dan terdiversifikasi menjadi salah satu faktor kunci untuk menjaga kinerja investasi tetap menopang pembayaran manfaat pensiun secara berkelanjutan. 

Seiring profil peserta yang semakin memasuki fase lanjutan, strategi investasi DPBCA diarahkan pada pengelolaan risiko yang lebih terukur. Selain itu, alokasi portofolio secara bertahap disesuaikan ke instrumen yang lebih stabil, khususnya bagi peserta yang mendekati masa pensiun, tanpa sepenuhnya meninggalkan peluang pertumbuhan imbal hasil. 

“Pengelola tetap memanfaatkan peluang investasi yang memberikan imbal hasil optimal melalui penempatan yang selektif dan terukur, sehingga stabilitas dana pensiun tetap terjaga,” kata Budi.

Dalam data terakhir, per Desember 2025 total aset Dana Pensiun BCA tercatat mencapai sebesar Rp 6,11 triliun, tumbuh 3,61% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Siapkan Dana hingga Rp 11 Triliun, Intip 4 Aksi Korporasi BTN pada 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×