kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Industri Asuransi Didorong Pakai Strategi Ini Guna Tingkatkan Kinerja Premi pada 2026


Minggu, 12 April 2026 / 20:28 WIB
Industri Asuransi Didorong Pakai Strategi Ini Guna Tingkatkan Kinerja Premi pada 2026
ILUSTRASI. Kepala Eksekutif OJK Ogi Prastomiyono (KONTAN/Nadya Zahira)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri asuransi menerapkan sejumlah strategi guna meningkatkan kinerja premi pada 2026. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan salah satunya industri didorong terus memperkuat inovasi produk.

"Ditambah, mengoptimalkan kanal distribusi digital dan keagenan, serta meningkatkan literasi asuransi guna memperluas penetrasi pasar," katanya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Kamis (9/4/2026).

Lewat strategi itu, Ogi tetap optimistis prospek industri asuransi akan tumbuh secara sehat dan berkelanjutan ke depannya.

Baca Juga: Dorong Kinerja Asuransi Kesehatan, AAUI Sebut Asuransi Umum Perlu Terapkan Kiat Ini

Lebih lanjut, OJK memproyeksikan pertumbuhan premi industri asuransi akan cenderung lebih rendah dibandingkan proyeksi pertumbuhan aset pada 2026. Dia bilang aset industri asuransi pada 2026 diproyeksi tumbuh sekitar 5%-7% secara Year on Year (YoY). 

Sementara itu, Ogi mengatakan pertumbuhan premi diperkirakan berada pada kisaran 3%-6% YoY pada 2026. Ogi mengatakan proyeksi pertumbuhan itu dicanangkan, seiring penguatan permintaan proteksi masyarakat dan dukungan terhadap program strategis pemerintah. 

"Pertumbuhan premi yang masih moderat mencerminkan proses konsolidasi industri melalui penyesuaian model bisnis serta penguatan tata kelola pascareformasi regulasi," ucap Ogi. 

Baca Juga: OJK Dorong Asuransi Lakukan Sejumlah Upaya Ini Guna Tingkatkan Kinerja Unitlink

Berdasarkan kinerja terbaru, OJK mencatat, nilai premi asuransi komersial yang merupakan gabungan asuransi jiwa, umum, dan reasuransi mencapai Rp 62,37 triliun per Februari 2026. Nilainya tumbuh 3,5% secara YoY.

Adapun klaim asuransi komersial mencapai Rp 38,63 triliun per Februari 2026. Nilainya tumbuh 8,26% secara YoY. 

Baca Juga: Premi Unitlink Tumbuh 5,17% per Februari 2026, OJK Proyeksikan Kinerja Lebih Moderat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×