Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyampaikan kinerja industri asuransi umum membaik pada 2025. Wakil Ketua Bidang Teknik 5 AAUI, Diwe Novara, menerangkan kinerja tersebut terlihat dari capaian industri yang berhasil membalikkan keadaan menjadi laba.
"Pada 2025, kinerja asuransi umum itu bisa bangkit. Asuransi umum tercatat pertama kalinya membukukan rugi atau minus Rp 8,94 triliun pada 2024. Namun, industri berhasil meraih laba Rp 15,82 triliun pada 2025," ungkapnya saat menghadiri acara Diskusi Financial Editor's Club di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).
Diwe menerangkan rugi yang diperoleh industri disebabkan tertekannya kinerja salah satu lini, yakni asuransi kredit. Dia menambahkan kinerja positif industri juga tercermin dari pendapatan premi yang berhasil tumbuh 2,7% secara year on year (YoY) menjadi Rp 120,83 triliun pada 2025.
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Permintaan Asuransi Kendaraan Zurich Meningkat
Selain itu, pendapatan premi neto industri asuransi umum juga mengalami peningkatan 66,8% menjadi sebesar Rp 70 triliun.
Diwe menjelaskan hasil underwriting industri asuransi umum juga naik 4.831% YoY menjadi sebesar Rp 27,58 triliun pada 2025. Dia mengatakan kenaikan hasil underwriting itu yang berkontribusi terhadap laba industri pada 2025.
Secara rinci, Diwe menerangkan pangsa pasar premi industri terbesar berasal dari lini asuransi properti yang sebesar 29% terhadap total premi.
Berdasarkan data, industri asuransi umum mencatatkan pembayaran klaim bruto sebesar Rp 54,01 triliun pada 2025 atau naik 4,3% secara YoY
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













