kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Ini Strategi CNAF Meningkatkan Pembiayaan Kendaraan hingga Akhir Tahun


Jumat, 18 September 2026 / 11:48 WIB
Ini Strategi CNAF Meningkatkan Pembiayaan Kendaraan hingga Akhir Tahun
ILUSTRASI. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menerapkan sejumlah upaya untuk meningkatkan pembiayaan kendaraan hingga akhir tahun ini. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menerapkan sejumlah upaya untuk meningkatkan pembiayaan kendaraan hingga akhir tahun ini.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan salah satu upayanya, yakni terus memperkuat sinergi digital dengan induk usaha, serta memperluas jaringan kemitraan bersama mitra baik dealer dan showroom. 

"Ditambah, menjaga kualitas portofolio melalui proses akuisisi yang selektif dan penguatan monitoring pembiayaan," ungkap Ristiawan kepada Kontan, Kamis (17/9/2026).

Baca Juga: Bank bjb Beli Portofolio Pembiayaan Kendaraan MNC Finance Rp 100 Miliar

Lebih lanjut, Ristiawan menyampaikan CNAF tetap melihat adanya peluang pertumbuhan untuk pembiayaan kendaraan hingga akhir 2026. Hal itu mengingat kebutuhan terhadap moda transportasi yang tetap ada.

Ristiawan mengatakan faktor lainnya, yakni pasar otomotif juga makin dinamis dengan hadirnya beragam pilihan kendaraan yang menawarkan fitur kompetitif, serta makin sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen.

"Kondisi tersebut menjadi peluang bagi perusahaan multifinance untuk terus mendorong pertumbuhan dengan menawarkan solusi pembiayaan yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan pasar," ujarnya.

Baca Juga: Tingginya NPL UMKM Dorong Industri Penjaminan Selektif Menggarap Sektor Produktif

Meski demikian, Ristiawan juga menyebut masih terdapat tantangan yang menghadang pembiayaan mobil untuk sisa tahun ini, seperti penyesuaian daya beli masyarakat dan fluktuasi kondisi ekonomi makro.

Terkait kinerja, Ristiawan menerangkan CNAF membukukan penyaluran pembiayaan baru (booking) untuk kendaraan baik mobil baru dan bekas senilai Rp 3,4 triliun per Agustus 2026. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×