kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.761   0,00   0,00%
  • IDX 6.440   -22,69   -0,35%
  • KOMPAS100 842   -10,36   -1,22%
  • LQ45 640   -8,70   -1,34%
  • ISSI 226   1,56   0,70%
  • IDX30 355   -4,86   -1,35%
  • IDXHIDIV20 444   -5,50   -1,22%
  • IDX80 96   -1,20   -1,23%
  • IDXV30 123   -1,07   -0,86%
  • IDXQ30 115   -1,64   -1,41%

Ini Strategi CNAF Meningkatkan Pembiayaan Kendaraan hingga Akhir Tahun


Jumat, 18 September 2026 / 11:48 WIB
Ini Strategi CNAF Meningkatkan Pembiayaan Kendaraan hingga Akhir Tahun
ILUSTRASI. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menerapkan sejumlah upaya untuk meningkatkan pembiayaan kendaraan hingga akhir tahun ini. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menerapkan sejumlah upaya untuk meningkatkan pembiayaan kendaraan hingga akhir tahun ini.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan salah satu upayanya, yakni terus memperkuat sinergi digital dengan induk usaha, serta memperluas jaringan kemitraan bersama mitra baik dealer dan showroom. 

"Ditambah, menjaga kualitas portofolio melalui proses akuisisi yang selektif dan penguatan monitoring pembiayaan," ungkap Ristiawan kepada Kontan, Kamis (17/9/2026).

Baca Juga: Bank bjb Beli Portofolio Pembiayaan Kendaraan MNC Finance Rp 100 Miliar

Lebih lanjut, Ristiawan menyampaikan CNAF tetap melihat adanya peluang pertumbuhan untuk pembiayaan kendaraan hingga akhir 2026. Hal itu mengingat kebutuhan terhadap moda transportasi yang tetap ada.

Ristiawan mengatakan faktor lainnya, yakni pasar otomotif juga makin dinamis dengan hadirnya beragam pilihan kendaraan yang menawarkan fitur kompetitif, serta makin sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen.

"Kondisi tersebut menjadi peluang bagi perusahaan multifinance untuk terus mendorong pertumbuhan dengan menawarkan solusi pembiayaan yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan pasar," ujarnya.

Baca Juga: Tingginya NPL UMKM Dorong Industri Penjaminan Selektif Menggarap Sektor Produktif

Meski demikian, Ristiawan juga menyebut masih terdapat tantangan yang menghadang pembiayaan mobil untuk sisa tahun ini, seperti penyesuaian daya beli masyarakat dan fluktuasi kondisi ekonomi makro.

Terkait kinerja, Ristiawan menerangkan CNAF membukukan penyaluran pembiayaan baru (booking) untuk kendaraan baik mobil baru dan bekas senilai Rp 3,4 triliun per Agustus 2026. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×