kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Insentif Kendaraan Listrik Bisa Mendongkrak Pembiayaan Kendaraan Listrik Multifinance


Minggu, 09 Agustus 2026 / 15:23 WIB
Insentif Kendaraan Listrik Bisa Mendongkrak Pembiayaan Kendaraan Listrik Multifinance
ILUSTRASI. Pemerintah berencana meluncurkan paket stimulus baru untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dalam waktu dekat.(KONTAN/Baihaki/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana meluncurkan paket stimulus baru untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dalam waktu dekat. Adapun rencana insentifnya berupa subsidi hingga 40% untuk mobil listrik tertentu, kuota insentif 500.000 motor listrik, serta fasilitas pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) hingga 100%. 

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman berharap insentif kendaraan listrik dapat meningkatkan permintaan kendaraan listrik. 

"Dengan demikian, dapat memberikan dampak positif terhadap penyaluran pembiayaan kendaraan listrik," ungkapnya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Jumat (7/8/2026).

Untuk menyikapi hal itu, Agusman mendorong perusahaan multifinance untuk menyesuaikan strategi bisnis, serta memperkuat penerapan manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan kendaraan listrik.

Baca Juga: Sektor Pertambangan dan Penggalian Dominasi Pembiayaan Alat Berat Multifinance

Sementara itu, Agusman juga mengatakan resale value atau harga jual kembali menjadi salah satu tantangan bagi sektor pembiayaan kendaraan listrik. Meski demikian, dia bilang pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik dapat terus didorong antara melalui peningkatan minat masyarakat dan penguatan ekosistem kendaraan listrik.

Secara keseluruhan, Agusman memproyeksikan pembiayaan kendaraan memiliki prospek pertumbuhan positif pada 2026.

Terkait kinerja, OJK mencatat, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik di industri multifinance mencapai Rp 24,60 triliun per Juni 2026. Nilainya tumbuh 34,70%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Baca Juga: Porsi Pembiayaan Produktif Industri Multifinance 44,4%, Masih di Bawah Target OJK

Sebagai informasi, OJK mencatat, total piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 511,26 triliun per Juni 2026, atau tumbuh 1,88% secara tahunan atau Year on Year (YoY). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×