kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Jelang Lebaran, Permintaan Kredit Mobil Bekas Multifinance Makin Kencang


Jumat, 06 Maret 2026 / 19:42 WIB
Jelang Lebaran, Permintaan Kredit Mobil Bekas Multifinance Makin Kencang
ILUSTRASI. Kredit Mobil Baru untuk Lebaran (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, piutang pembiayaan multifinance untuk lini kendaraan roda empat menunjukkan tren pertumbuhan menjelang Lebaran.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan pada periode 2022–2025, piutang pembiayaan kendaraan roda empat multifinance tumbuh rata-rata 6,80% secara year on year (yoy) atau menunjukkan tren peningkatan, termasuk menjelang momentum musiman seperti Lebaran. 

"Adapun kendaraan roda empat bekas mencatat rata-rata pertumbuhan lebih tinggi sebesar 12,75% yoy," ungkapnya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga: Penjualan Emas Pegadaian Melonjak 191% hingga Februari 2026

Agusman menyebut fenomena pertumbuhan yang lebih kuat pada kendaraan bekas mencerminkan preferensi masyarakat terhadap harga yang lebih terjangkau, serta fleksibilitas pembiayaan. Per Januari 2026, dia bilang total penyaluran pembiayaan roda empat multifinance tercatat sebesar Rp 229,43 triliun.

Hal yang sama juga disampaikan PT Mandiri Utama Finance (MUF). Plt Direktur Utama MUF Dapot Parasian Sinaga menyampaikan prospek pembiayaan kendaraan pada tahun ini masih cukup baik. Dia melihat peluang pertumbuhan tetap terbuka, seiring kebutuhan kendaraan yang masih menjadi prioritas bagi masyarakat, baik untuk keperluan mobilitas maupun aktivitas produktif. 

"Apalagi menjelang Lebaran, biasanya permintaan kendaraan cenderung meningkat karena kebutuhan perjalanan bersama keluarga," ujarnya kepada Kontan.

Dengan demikian, MUF tetap optimistis pembiayaan kendaraan dapat menunjukkan kinerja yang lebih baik tahun ini, jika dibandingkan tahun sebelumnya. Terkait kinerja, Dapot menerangkan penyaluran pembiayaan kendaraan MUF tercatat tumbuh sebesar 17,2% secara yoy per Januari 2026. 

Berdasarkan kinerja industri secara keseluruhan, OJK menyampaikan piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 508,27 triliun per Januari 2026, tumbuh 0,78% secara yoy. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×