kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45896,36   -12,18   -1.34%
  • EMAS1.358.000 -0,37%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kontribusi Makin Besar, Fee Based Income Agen BRILink Rp 395 Miliar di Kuartal I-2024


Kamis, 25 April 2024 / 06:47 WIB
Kontribusi Makin Besar, Fee Based Income Agen BRILink Rp 395 Miliar di Kuartal I-2024
ILUSTRASI. Agen BRILink yang dimiliki oleh BRI telah menjangkau sekitar 61.122 desa yang ada di Indonesia


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keberadaan agen BRILink kian menunjukkan kontribusinya terhadap kinerja PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Ini tercermin dari fee based income dari agen BRILink yang konsisten meningkat.

Mengutip laporan keuangan publikasi Kamis (25/4), BRI mencatat fee based income dari layanan perbankan tanpa kantor tersebut mencapai Rp 395 miliar pada tiga bulan pertama tahun ini. Angka tersebut meningkat dari periode sama tahun lalu yang baru sekitar Rp 360,1 miliar.

Adapun, agen BRILink yang dimiliki oleh BRI telah menjangkau sekitar 61.122 desa yang ada di Indonesia. Capaian tersebut setara dengan lebih dari 85% jumlah desa yang tersebar di seluruh tanah air.

Peningkatan fee based income BRILink juga sejalan dengan jumlah agen yang dimiliki BRI sampai saat ini. Bank yang dekat dengan wong cilik ini kini memiliki 796.836 agen yang tersebar atau naik sekitar 22,43% secara tahunan (YoY).

Baca Juga: Tumbuh Mini, BRI Catatkan Laba Bersih Senilai Rp 15,88 Triliun di Kuartal I-2024

Tak hanya itu, volume transaksi yang berasal dari keberadaan agen BRILink pun turut mengalami kenaikan. Di periode kuartal I-2023, volume transaksinya baru sekitar Rp 325,7 triliun dan di kuartal I-2024 mencapai Rp 370 triliun.

Sebelumnya, Presiden Direktur BRI Sunarso mengungkapkan bahwa keberadaan agen BRILink ini bagian dari strategi Hybrid bank yang diterapkan BRI. Di mana, ada perpaduan pengembangan digitalisasi di perbankan sambil terus menyediakan layanan konvensional. Mengingat, fokus BRI yang membidik sektor informal hingga usaha mikro melalui Holding Ultra Mikro.

Strategi ini dianggap Sunarso sebagai keberhasilan untuk meningkatkan akses masyarakat di daerah terhadap produk perbankan. Ke depannya, BRI dan BRI Group bisa membuka peluang baru bagi produk lainnya selain dari tabungan. 

"Maka kami kembangkan hybrid bank, kami digitalkan core-nya, ekosistemnya kami rangkai secara digital, dan digital proposition-nya kami perkuat," ujar Sunarso, awal tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×