Reporter: Galvan Yudistira, Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Dupla Kartini
JAKARTA. Di sepanjang kuartal I tahun ini, rapor kinerja bank besar tak jauh berbeda dengan hasil akhir tahun lalu. Gambaran sementara yang terlihat, bank kelas kakap yang masuk kategori bank umum kegiatan usaha (BUKU) IV menorehkan kinerja positif, sementara bank kelas menengah masih tertatih.
Mengacu riset Mandiri Sekuritas, tujuh dari sembilan bank penguasa pasar perbankan mampu mencetak pertumbuhan kredit, paling tinggi bank-bank milik pemerintah. Bank dengan kenaikan kredit tertinggi yakni Bank Negara Indonesia (BNI).
Kredit bank berlogo 46 ini tumbuh 22,8% menjadi Rp 371,15 triliun per Februari 2017 secara tahunan (year on year/yoy). Hanya Bank Permata dan Bank Danamon yang menderita penyusutan kredit (lihat tabel).
Dari sisi simpanan, Bank Danamon, Bank Panin, CIMB Niaga dan Bank Permata masih kesulitan membukukan kenaikan likuiditas. Yang menarik, di saat kredit dan likuiditas masih seret, bank menengah justru membukukan lonjakan laba. Contoh, laba CIMB Niaga melompat 483% menjadi Rp 392 miliar.
Direktur Utama Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja menyatakan, BCA mencatat kenaikan kredit secara moderat atau tumbuh 7% di akhir Maret 2017. "Kuartal I lumayan. Masih negatif, tapi berangsur baik," kata Jahja, Kamis (6/4).
Jahja bilang, pertumbuhan kredit tertolong kredit infrastruktur. Andai kredit infrastruktur deras, BCA optimistis kredit naik 8%-10% di 2017.
Herry Sidharta, Wakil Direktur Utama BNI bilang, laba BNI susut 2% di Februari karena beban pencadangan mencapai Rp 1,38 triliun, naik 36%. Tapi, BNI percaya diri kredit bakal terus tumbuh. Herry mengatakan, permintaan kredit di sektor pertanian, jasa, perdagangan, restoran dan hotel menjadi motor pertumbuhan kredit.
| Kinerja Bank Besar per Februari 2017 (dalam Rp miliar) | |||||||||
| Keterangan | BMRI | BBRI | BBNI | BBTN | BBCA | BDMN | PNBN | BNLI | |
| Laba Bersih | 2.467 | 4.127 | 1.668 | 358 | 3.143 | 624 | 370 | 214 | |
| Pertumbuhan yoy (%) | -4 | 5 | -2 | 20 | 8 | 119 | 18 | n/a | |
| Total Kredit | 568.063 | 639.931 | 371.159 | 166.080 | 403.458 | 93.421 | 120.325 | 100.564 | |
| Pertumbuhan yoy (%) | 11,6 | 16,7 | 22,8 | 18,6 | 6,9 | -7,6 | 5,4 | -18,7 | |
| Total Simpanan | 648.491 | 693.613 | 408.017 | 156.569 | 533.866 | 99.376 | 138.428 | 132.182 | |
| Pertumbuhan yoy (%) | 12,2 | 9,5 | 18 | 22,1 | 12,3 | -11,0 | 14,2 | -6,3 | |
| Sumber: Riset PT Mandiri Sekuritas | |||||||||
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













