Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) menilai kinerja kredit perbankan yang masih tumbuh dobel digit dapat berdampak positif terhadap kinerja premi.
Direktur Utama Ciputra Life Hengky Djojosantoso menerangkan apabila kredit perbankan meningkat, diyakini premi perusahaan terkhusus untuk lini asuransi jiwa kredit juga akan terdorong naik.
"Kabar yang menggembirakan juga pertumbuhan kredit perbankan 13,58% YoY pada Juli 2026, meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 12,67% YoY. Jadi, dari sisi kredit meningkat, otomatis berkontribusi juga terhadap premi kami, yang mana salah satu pilar pendapatan premi kami dari asuransi jiwa kredit," ungkapnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026).
Baca Juga: Laba BTN Melesat 39,79% Capai Rp2,51 Triliun hingga Juli 2026
Asal tahu saja, berdasarkan data Bank Indonesia (BI), penyaluran kredit perbankan pada Juli 2026 tumbuh sebesar 13,58% secara Year on Year (YoY), atau meningkat dari posisi Juni 2026 yang tercatat tumbuh sebesar 12,67% YoY.
Hengky menerangkan secara kontribusi, lini asuransi jiwa kredit menopang premi perusahaan dengan porsi 70%-75% pada Semester I-2026. Dia bilang kontribusi kedua ditopang lini corporate solution dalam hal ini asuransi kesehatan kumpulan untuk korporasi yang sebesar 15%-20%.
Sementara itu, Hengky juga menyampaikan perlambatan kinerja Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sejauh ini tak berdampak signifikan terhadap lini asuransi jiwa kredit perusahaan. Dia menyebut hal itu karena Ciputra Life melakukan diversifikasi pasar.
"Malah meningkat, karena kami memperluas segmen pasar yang lain. Jadi, kami tidak hanya fokus ke KPR saja, tetapi ada juga kredit yang untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kemudian kredit multiguna, serta ada kredit yang tanpa agunan," tuturnya.
Meski demikian, Hengky mengatakan memang KPR masih menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan lini asuransi jiwa kredit. Dia tak memungkiri KPR untuk rumah besar memang sedikit mengalami perlambatan, tetapi KPR untuk rumah sederhana, terutama dengan adanya program 3 juta rumah dari pemerintah, itu justru meningkat.
Baca Juga: Hingga Juli 2026, Penyaluran Pendanaan KrediOne di Bali Mencapai Rp 572 Miliar
"Kami juga sudah bekerja sama dengan bank untuk cover yang program 3 juta rumah itu," ucap Hengky.
Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan perusahaan, premi Ciputra Life mencapai Rp 387,6 miliar pada Semester I-2026, atau tumbuh 53% YoY. Adapun Ciputra Life membukukan pembayaran klaim dan manfaat pada Semester I-2026 sebesar Rp 107,1 miliar, atau tumbuh 88,9% YoY.
Jika menilik lebih lanjut di laporan keuangan, Ciputra Life mencatatkan perolehan laba sebesar Rp 31,13 miliar pada Semester I-2026, atau meningkat 64,45% YoY. Adapun ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 286,15 miliar pada Semester I-2026, sedangkan aset Ciputra Life tercatat sebesar Rp 1,49 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














