kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.977   64,00   0,36%
  • IDX 5.689   45,52   0,81%
  • KOMPAS100 735   7,43   1,02%
  • LQ45 558   5,16   0,93%
  • ISSI 198   1,26   0,64%
  • IDX30 316   2,18   0,69%
  • IDXHIDIV20 390   0,29   0,07%
  • IDX80 84   0,79   0,95%
  • IDXV30 106   -0,25   -0,24%
  • IDXQ30 102   0,33   0,32%

Mandiri belum migrasi kartu debit ke chip


Selasa, 23 Juni 2015 / 19:40 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri) belum menjalankan proses migrasi teknologi kartu debit ke chip dari magnetik.

Setyo Wibowo, Senior Vice President Consumer Deposit Bank Mandiri mengatakan, proses migrasi kartu debit ke chip belum dimulai karena masih menunggu peluncuran dari regulator yakni Bank Indonesia (BI).

"Migrasinya masih menunggu finalisasi regulasi BI, tapi dari Mandiri sudah siapkan kartu chipnya," kata Setyo, kepada KONTAN, Selasa (23/6).

Saat ini, Bank Mandiri telah menerbitkan 12,40 juta kartu debit per Maret 2015, atau naik 6,98% dari posisi 11,59 juta kartu per Maret 2014. Mandiri memiliki market share 12,01% terhadap jumlah kartu debit seluruh bank.

Informasi saja, BI mewajibkan perbankan untuk melakukan migrasi kartu debit dari magnetic ke kartu chip per 1 Januari 2016 nanti. Aturan itu tercantum dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No 16/1/2014 tentang perlindungan konsumen jasa sistem pembayaran.

Bagi bank yang melanggar akan terkena sanksi teguran, denda, hingga pencabutan izin penyelenggara sistem pembayaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×