kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   -77.000   -2,47%
  • USD/IDR 16.919   17,00   0,10%
  • IDX 7.577   -362,70   -4,57%
  • KOMPAS100 1.058   -52,77   -4,75%
  • LQ45 772   -33,15   -4,11%
  • ISSI 268   -15,46   -5,46%
  • IDX30 410   -16,83   -3,94%
  • IDXHIDIV20 502   -16,39   -3,16%
  • IDX80 119   -5,62   -4,51%
  • IDXV30 136   -4,86   -3,45%
  • IDXQ30 132   -4,99   -3,63%

Maybank Kejar Target Spin Off Unit Usaha Syariah Tahun 2027


Kamis, 08 Januari 2026 / 16:58 WIB
Maybank Kejar Target Spin Off Unit Usaha Syariah Tahun 2027
ILUSTRASI. Bank Maybank Indonesia (Dok/Maybank Indonesia)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Maybank Indonesia Tbk mengejar target pemisahan alias spin off unit usaha syariah (UUS) pada 2027 mendatang. 

Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan menyebut, pada dasarnya bank melihat spin off sebagai langkah yang baik. Begitu aset UUS mencapai jumlah minimal kewajiban spin off, ia memastikan spin off bakal segera dilakukan sesuai regulasi berlaku. 

“Kami sedang melakukan progres terus. Saat ini (jumlah aset) mencapai kisaran Rp 42 triliun. Tentunya pada saat kami sudah mencapai batas, kami akan spin off sesuai dengan peraturan,” jelas Steffano saat ditemui di Jakarta, Kamis (8/1/2026). 

Baca Juga: Gadai ValueMax Sebut Kebutuhan Tenaga Penaksir Akan Terus Meningkat

Menurut laporan keuangan kuartal III-2025, total aset Maybank Syariah mencapai Rp 44,15 triliun. Jika dibandingkan, pada kuartal yang sama tahun sebelumnya jumlah asetnya sebesar Rp 42,96 triliun. 

Untuk mencapai batas aset minimum Rp 50 triliun kewajiban spin off, Steffano tak berkomentar ketika ditanyai tentang potensi akuisisi. 

Di luar itu, secara kinerja Maybank Syariah mencatatkan hasil yang stabil. Yang mana, per September 2025, Maybank Syariah berhasil menumbuhkan laba sebelum pajak (PBT) hingga 215,5% secara tahunan menjadi RP 516 miliar. 

Dari segi penghimpunan dana, dana murah Maybank Syariah juga berhasil tumbuh 17,7% secara tahunan menjadi Rp 22,71 triliun, meski deposito turun 1,6% secara tahunan menjadi Rp 36,51 miliar. Namun, penurunan deposito itu disebut sejalan dengan strategi bank mendorong komposisi dana murah. 

Sementara itu, pembiayaan bank turun 4,3% secara tahunan menjadi Rp 29,64 triliun. Meski begitu, Maybank Syariah masih mampu menjaga kualitas kreditnya dengan menurunkan rasio NPF ke level 2,39% dari 2,52% pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Selanjutnya: Perdagangan Kopi Lesu, Petani Tahan Penjualan Tunggu Harga Naik

Menarik Dibaca: Promo Berhadiah Indomaret Periode 8-21 Januari 2026, Derma Angel Beli 1 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×