kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   0,00   0,00%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

MUF Masih Andalkan Sumber Pendanaan dari Perbankan


Rabu, 13 Maret 2024 / 15:44 WIB
MUF Masih Andalkan Sumber Pendanaan dari Perbankan
ILUSTRASI. Suasana kantor perusahanan multifiance Mandiri Utama Finance di Jakarta, Rabu (3/11). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/03/11/2021.


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatat sumber pendanaan dari perbankan masih mendominasi hingga saat ini. Porsinya bahkan mencapai 95%. 

Direktur Utama MUF, Stanley Setia Atmadja mengatakan MUF saat ini memiliki dua sumber pendanaan yaitu dari pinjaman perbankan dan lembaga non bank. Ia mencatat pada tahun 2023 porsi pendanaan dari perbankan masih mendominasi dengan porsi lebih dari 95%. 

"Untuk tahun 2024 kami masih terus mangkaji opsi untuk sumber pendanaan," jelas Stanley pada Kontan, Selasa (12/3).

Stanley mengungkapkan untuk target pendanaan di 2024 sebesar Rp 9 triliun, dengan porsi lebih dari 90% masih dari pinjaman perbankan.  Menurutnya model bisnis perusahaan pembiayaan pada dasarnya akan mendorong kolaborasi kuat dengan perbankan, termasuk dalam hal penyediaan pendanaan dan permodalan. 

Baca Juga: Pembiayaan UMKM Adira Finance Catat Meningkat 31% pada 2023

Hal itulah yang membuat hingga saat ini porsi pendanaan perusahaan pembiayaan didominasi pinjaman dari perbankan. 

"Tetapi bukan berarti tidak ada peluang untuk memperbesar pendanaan dari luar perbankan," ujarnya. 

Stanley menambahkan, yang dikhawatirkan adalah  porsi pinjaman perbankan masih mendominasi lebih dari 90% akan membuat perusahaan pembiayaan kurang fleksibel dan adaptif serta perkembangannya sangat tergantung dengan kondisi perbankan. 

Menurutnya saat ini tersedia beberapa opsi pendanaan selain perbankan yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan pembiayaan, seperti penerbitan surat berharga, pinjaman subordinasi dan juga pinjaman kepada lembaga selain bank. 

"Maka kami pun di tahun ini masih terus melihat peluang-peluang yang ada," ucapnya.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×