Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk memastikan penyaluran kreditnya terus menunjukkan pertumbuhan positif menjelang pertengahan tahun 2026, salah satunya penyaluran kredit lewat skema sindikasi.
Kredit sindikasi merupakan fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh sejumlah bank pada satu debitur untuk keperluan proyek dengan dana jumbo.
Head of Corporate Banking OCBC, Suwano mengatakan, pertumbuhan kredit sindikasi di banknya hingga pertengahan tahun ini menunjukkan tren positif.
Baca Juga: Saham Bank Anjlok 15%–36%, Ini Saham Direkomendasikan Buy Efek Sudah Terlalu Murah
Suwono menyebut penyaluran kredit sindikasi saat ini didorong oleh momentum kebutuhan pendanaan korporasi. Menjelang tengah tahun ini, banyak korporasi yang melakukan ekspansi bisnis dengan proyek-proyek strategis.
"Kredit sindikasi masih menunjukkan momentum yang baik seiring kebutuhan pendanaan korporasi untuk ekspansi dan proyek-proyek strategis," kata Suwono kepada Kontan, Jumat (12/6/2026).
Adapun Suwono memastikan, OCBC tetap selektif dalam menyalurkan kredit sindikasi. OCBC akan menyalurkan sindikasi pada transaksi yang memiliki fundamental kuat dan profil risiko yang terukur.
Suwono kemudian menyebut, sepanjang tahun 2026, OCBC sudah menyalurkan kredit sindikasi pada sejumlah sektor strategis.
"OCBC menyalurkan pembiayaan sindikasi ke berbagai sektor strategis, termasuk infrastruktur, energi, telekomunikasi, manufaktur, dan perdagangan," ucapnya.
Suwono berharap penyaluran sindikasi dari OCBC akan turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Mengutip data Bloomberg, per 11 Juni 2026, penyaluran kredit sindikasi nasional telah mencapai US$ 12,89 miliar. Realisasi ini tumbuh 44,1% dibanding periode sama tahun lalu.
Baca Juga: Saham Big Banks Kompak Naik Sepekan, Tapi Asing Masih Aktif Lepas Saham
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













