kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

OJK ingin kasus skimming perbankan tak terjadi lagi


Rabu, 28 Maret 2018 / 21:05 WIB
ILUSTRASI. Petugas kepolisian memeriksa mesin ATM


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ingin agar kasus pembobolan uang di ATM melalui penggandaan data nasabah atau skimming tak terjadi lagi kedepan. Oleh karena itu OJK meminta bank meningkatkan sistem keamanannya.

Sarjito, Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK bilang ketua OJK ingin agar bank meningkatkan keamanan dalam pengambilan uang. "Ketua OJK ingin agar mekanisme pengambilan uang harus lebih aman," kata Sarjito ketika ditemui, Selasa (27/3).

Menurut OJ,K sebagai lembaga perlindungan konsumer jasa keuangan, regulator berkewajiban menjaga kepentingan konsumen. Jika fraud yang terjadi murni karena kesalahan bank, maka bank harus bertanggung jawab mengganti dana nasabah.

Jika ada kejadian seperti pebobolan uang dengan cara skimming terjadi lagi ke depan, diharapkan nasabah bisa langsung melaporkannya ke OJK atau pihak kepolisian. Bank diharapkan bisa sigap menangani ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×