kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

OJK masih melonggarkan FDR bank syariah


Rabu, 05 Februari 2014 / 14:44 WIB
ILUSTRASI. Paket Combo Fire Chicken dari Richeese datang dengan tawarkan harga khusus! (Dok/Richeese Factory)


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum akan mengatur batas minimum rasio pembiayaan terhadap dana atau finance to deposit ratio (FRD) perbankan syariah. Padahal, Bank Indonesia (BI) selaku pengawasan perbankan sebelumnya berencana mengatur FDR bank syariah karena berada di atas level 100%.

"FDR bank syariah memang menjadi satu agenda yang akan menjadi aturan. Namun, saat ini kami memberikan pelonggaran untuk ekspansi," kata Nelson Tampubolon, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Selasa (4/3). Pertimbangannya, karena porsi pembiayaan syariah masih kecil, tidak seperti bank konvensional.

Asal tahu saja, rasio FDR bank syariah terus naik yakni dari 118,38% per November 2013 menjadi 121,46% per November 2013. Kenaikan tersebut karena nilai pembiayaan mencapai Rp 167,68 triliun, sedangkan dana pihak ketiga (DPK) senilai Rp 138,06 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×