Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan kinerja positif dalam penjualan Surat Berharga Negara (SBN) sepanjang tahun 2025.
Bank swasta terbesar di Tanah Air ini membukukan total penjualan SBN lebih dari Rp 40 triliun, yang turut memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan berbasis komisi atau fee-based income perseroan.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, mengatakan capaian tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman di tengah dinamika pasar keuangan.
Selain itu, optimalisasi kanal distribusi digital turut menjadi pendorong utama, khususnya melalui aplikasi super app myBCA yang semakin diandalkan oleh nasabah.
Baca Juga: BCA Syariah Optimistis Perbankan Syariah Tumbuh Berkelanjutan pada 2026
“Sepanjang 2025, BCA mencatat total penjualan SBN mencapai lebih dari Rp 40 triliun. Penjualan ini memberikan kontribusi positif terhadap fee-based income Perseroan,” ujar Hera kepada Kontan, Rabu (7/1/2026).
Memasuki 2026, BCA optimistis SBN tetap menjadi salah satu instrumen investasi favorit nasabah. Menurut Hera, selain memiliki tingkat keamanan yang tinggi, SBN juga menawarkan imbal hasil yang menarik dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber passive income.
Sejalan dengan komitmen mendukung pembiayaan negara, BCA terus berperan aktif sebagai mitra distribusi SBN pemerintah.
Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan literasi dan edukasi investasi kepada nasabah, serta penguatan layanan investasi digital di myBCA agar dapat menjangkau berbagai segmen nasabah.
Baca Juga: Blu by BCA Permudah Pembukaan RDN Secara Digital
Melalui fitur Investasi di myBCA, nasabah dapat menikmati berbagai kemudahan, mulai dari transaksi jual-beli produk investasi, perbandingan produk, pengaturan Investment Goals, hingga pemantauan portofolio secara berkesinambungan.
Selain itu, nasabah juga memperoleh market update, materi edukasi, notifikasi produk jatuh tempo, serta informasi promo menarik.
Tak hanya mengandalkan kanal digital, BCA juga tetap menyediakan layanan investasi melalui jaringan kantor cabang.
Dengan demikian, nasabah dapat memperoleh solusi investasi yang lebih komprehensif, baik secara digital maupun tatap muka sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Selanjutnya: Permintaan Kredit Sindikasi Masih Lesu, Bank Lebih Selektif Hadapi 2026
Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Kamis 8 Januari 2026, Kerja Cerdas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













