CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Penyaluran kredit kendaraan bermotor di sejumlah bank tumbuh membaik


Senin, 08 Juli 2019 / 20:10 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

"Jika sebelumnya strategi kami hanya penambahan user dan kerjasama dengan Bukopin Finance, sekarang kami mau direct langsung membangun satu ekosistem yang multiefeknya ke semua segmen bisnis kami," kata Rivan.

Teranyar, Bukopin menjalin kerja sama dengan Gading Auto Center Utara dalam rangka penyaluran pembiayaan modal kerja stok kendaraan bermotor kepada pusat showroom tersebut.

Ini diharapkan akan mendongkrak kredit UMKM. Selanjutnya untuk pembiayaan kepada para end user akan dilakukan oleh Bukopin Finance.

Sementara PT Bank Central Asia Tbk (BBCA, anggota indeks Kompas100 ini) sedikit berbeda. Penyaluran KKB bank swasta terbesar tanah air ini baru tumbuh 3% secara year to date (ytd) per Mei 2019. "Pertumbuhan KKB ini relatif moderat di 2019. Ini sangat tergantung dengan penjualan kendaraan bermotor," ujar Santoso Lim, Direktur BCA.

Meskipun demikian, Santoso bilang, BCA tetap menyelenggarakan event-event menarik untuk mendorong pembiayaan kendaraan bermotor. Lalu, mengadakan penawaran produk yang atraktif serta bekerja sama dengan para dealer dan cabang BCA.

Adapun berdasarkan data Bank Indonesia (BI), penyaluran KKB pada bulan Mei hanya tumbuh 7,3% yoy. Realisasi ini mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat masih tumbuh sebesar 8,3% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×