kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Perbanas: Tahun 2016, LDR bank akan di atas 100%


Rabu, 27 Agustus 2014 / 16:48 WIB
ILUSTRASI. New Citroën e-C4 di ajang pameran otomotif GJAW 2023.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Aviliani, Ketua Bidang dan Pengkajian Penelitian Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas) mengatakan, perbankan masih akan mengalami pengetatan likuiditas dalam dua tahun kedepan.

Hal itu  tercermin dari rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) yang akan terus naik hingga akhir tahun 2014 ini. "Likuiditas akan semakin ketat," kata Aviliani, Selasa (26/8) kemarin.

Mengutip laporan analisis perbankan oleh Perbanas, perbankan akan mencatat rasio LDR di atas 100% hingga tahun 2016.

Diperkirakan di tahun itu LDR Bank Asing akan mencapai 145% dan LDR Bank Campuran mencapai 125%. Sedangkan, rasio LDR dari bank lainnya akan di bawah 100%, seperti LDR Bank BUMN 85%, LDR BUSN Devisa 100%, LDR BUSN Non Devisa 100%, dan LDR BPD 90%.
 
Aviliani memproyeksikan, waktu perbankan mengalami kekeringan likuiditas akan berbeda-beda. Jika saat ini BUSN Devisa dan BUSN Non Devisa sedang mengalami permasalahan likuiditas, tahun depan kelompok BPD yang akan mengalami kekeringan likuiditas. Selanjutnya pada tahun 2016 Bank BUMN yang akan mengalami permasalahan likuiditas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×